Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Polisi Buru Para Preman Kampung yang Aniaya Pemilik Hajatan hingga Tewas

PURWAKARTA – Polres Purwakarta terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pengeroyokan terhadap Dadang, warga Desa Kertamukti Kecamatan Campaka, yang tewas usai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung di acara hajatan pernikahan.

Polisi pun mengaku telah mengidentifikasi terhadap identitas para pelaku yang kini sedang diburu.

“Sudah teridentifikasi pelaku yang melakukan peristiwa penganiayaan tersebut yang saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian,” tutur Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saeful Uyun, dilansir dari detikjabar, pada Minggu (5/4/2026).

Berita Lainnya  Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

Dalam upaya pengumpulan bukti, polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga korban yang tengah menyelenggarakan hajatan pernikahan saat insiden terjadi, serta sejumlah saksi dari warga sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, proses visum dan autopsi terhadap jenazah korban juga telah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

AKP Uyun menambahkan bahwa penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan maraton untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Untuk peristiwa penganiayaan yang terjadi di Campaka, pihak penyidik masih marathon melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan terhadap saksi-saksi,” ujarnya.

Berita Lainnya  Rocky Gerung : ‎“Semua Pemain Bola Bagus dari Afrika karena MBG”

Diketahui, insiden tragis ini bermula ketika korban sedang menggelar acara hajatan. Sekelompok orang yang tidak dikenal datang dan meminta uang yang mereka sebut ‘jatah preman’.

Awalnya, korban memberikan uang sebesar Rp 100 ribu. Namun, kelompok tersebut kembali meminta tambahan uang sejumlah Rp 500 ribu.

Penolakan dari korban memicu keributan, yang berujung pada penganiayaan. Korban dipukul menggunakan bambu yang mengenai bagian kepalanya.***

Sumber : Detik.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan