Sabtu, Juni 20, 2026
spot_img

Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

KOTA BEKASI — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Bersubsidi Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Halaman Kantor Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (3/3/26).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Bekasi dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh berkah sekaligus momentum untuk memperkuat kepedulian sosial.

Ia memahami bahwa kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat menjelang dan selama Ramadhan, yang seringkali diikuti kenaikan harga di pasaran. Kondisi tersebut tentu berdampak pada daya beli masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah.

Berita Lainnya  Cek Realisasi MBG 3B, Bupati Aep Puji Inovasi Program 'Banting Pelakor' Puskesmas Telagasari

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bekasi menyediakan 19.417 paket bahan pokok yang didistribusikan di 12 kecamatan. Khusus Kecamatan Bekasi Timur, disiapkan 2.362 paket. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan tepung terigu 1 kilogram.

Jika dihitung berdasarkan harga pasar, nilai satu paket mencapai Rp121.500. Namun, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp51.500, sehingga masyarakat hanya membayar Rp70.000 per paket.

“Pasar murah ini bukan sekadar program rutin, tetapi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama di bulan Ramadhan,” ujar Tri Adhianto.

Berita Lainnya  Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

Ia menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya intervensi pemerintah, diharapkan harga bahan pokok di pasaran tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

“Kita ingin menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan langkah konkret seperti ini, daya beli masyarakat bisa tetap terjaga dan situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Tri juga mengapresiasi sinergi antara perangkat daerah, Perum Bulog, Kantor Pos Indonesia, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia berpesan agar pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Berita Lainnya  Bupati Subang Takziah dan Beri Santunan kepada Korban Tewas Kru Kesenian yang Tersengat Listrik

Pemerintah Kota Bekasi berharap momentum Ramadhan dapat memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kota Bekasi yang nyaman kotanya dan sejahtera warganya.(**)

Sumber : beritabekasi.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan