Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Om Zein Minta Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Anak Disabilitas

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzen meminta pihak kepolisian mengungkap kasus penganiayaan terhadap salah seorang warganya yang merupakan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Peristiwa penganiayaan terhadap Rido (anak disabilitas) terjadi di Karawang, jadi kasusnya ditangani Polres Karawang. Kami berharap kasusnya diusut tuntas,” kata Bupati di Purwakarta, Jumat (14/11/2025).

Rido  menjadi korban penganiayaan di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan pada 5 November 2025. Ia dipukuli massa karena disangka melakukan pencurian di salah satu rumah warga di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

Selanjutnya korban dievakuasi petugas Polsek Cilamaya ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, guna mendapatkan penanganan intensif.

Kemudian, karena kondisinya sangat parah, atas permintaan pihak keluarga, Rido dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Sejak awal masuk rumah sakit, Rido tidak sadarkan diri, mengalami koma selama lebih dari sepekan, hingga akhirnya meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani operasi di bagian kepala.

Binzein mengatakan, sejak awal kejadian, Pemkab Purwakarta terus memberikan pendampingan kepada korban beserta keluarganya, termasuk menanggung seluruh biaya rumah sakit.

Berita Lainnya  Terjatuh ke Septic Tank, Curanmor di Purwakarta Tewas Diamuk Massa

Sementara itu, Polres Karawang mengungkapkan penanganan kasus penganiayaan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat telah memasuki tahap penyelidikan.

“Saat ini kita masih terus melakukan penyidikan dan memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan,” kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan pihak keluarga korban dan mengumpulkan bukti-bukti yang terkait dengan kasus penganiayaan tersebut.

Berita Lainnya  Hendak Lakukan Aksi Tawuran di Bekasi Barat, 3 Pemuda Bawa Sajam Diamankan Polisi

“Kita akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” katanya.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan