Minggu, April 19, 2026
spot_img

Oknum Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Kapolri Janiji akan Proses Hukum

PURWAKARTA – Kapolri Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang siswa berinisial AT (14) hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku Tenggara.

Ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku saat ini tengah berjalan.

“Saya kira sudah diproses. Saat ini masih dalam pendalaman dan penyelidikan, ditangani oleh Polres dengan asistensi dari Polda Maluku,” ujar Jenderal Sigit kepada wartawan di Pusdiklat KSPSI, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) malam.

Berita Lainnya  KDM Minta Samsat Tiru Perbankan, Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit

Kapolri memastikan bahwa penindakan terhadap pelaku tidak hanya dilakukan secara pidana, tetapi juga melalui mekanisme kode etik kepolisian.

Ia menegaskan seluruh proses akan dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Prosesnya sedang berjalan. Hal-hal seperti ini tentu kita tangani secara transparan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. Polri juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban.

Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyatakan institusinya sangat menyesalkan peristiwa itu dan menyampaikan empati mendalam kepada keluarga korban.

Berita Lainnya  Awal Mula Pertemuan Sarjan dengan Ade Kunang hingga Berujung Kasus Suap Proyek

“Polri turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya korban dan berempati kepada keluarga besar korban,” ujar Isir dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat luas.

Isir menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Bripda MS merupakan perbuatan individu yang menyimpang dan tidak mencerminkan nilai-nilai institusi Polri.

“Tindakan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujarnya.

Polri, lanjut Isir, berkomitmen untuk menindak tegas oknum yang terlibat melalui proses hukum pidana maupun sidang etik.

Berita Lainnya  Polisi Buru Para Preman Kampung yang Aniaya Pemilik Hajatan hingga Tewas

Ia memastikan penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Penegakan hukum dan kode etik akan kami lakukan secara tegas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan