Rabu, April 15, 2026
spot_img

KDM Tegaskan Agar Kepala Daerah Kelola Anggaran Secara Transparan dan Akuntabel

BEKASI – Safari Ramadan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (20/02/2026) malam, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat.

Agenda yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif dan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadirkan tata kelola yang berpihak kepada rakyat.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang akrab dipanggil KDM ini menegaskan filosofi kepemimpinan sebagai sebuah perjalanan pengabdian yang harus memberi kemudahan bagi masyarakat.

“Sekali lagi, hidup itu adalah perjalanan, maka jalan itu harus mulus dan lurus, dan kalau ada kelokan, kelokannya harus indah,” ujarnya di hadapan ribuan warga.

Ia menjelaskan bahwa tugas menghadirkan kesejahteraan tersebut merupakan tanggung jawab penyelenggara negara yang dalam perspektif Islam dianalogikan sebagai Amilin, yaitu pengelola amanah publik. Menurutnya, pengelolaan dana masyarakat harus dilakukan secara proporsional agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat luas.

Berita Lainnya  Musrenbang, Pemkab Karawang Tegaskan Kinerja Pembangunan Tunjukan Tren Positif

“Amilin itu tidak boleh terlalu besar mengambil bagian, batasnya sekitar 10 sampai 15 persen. Kalau terlalu besar, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, KDM mengkritisi pola belanja anggaran yang dinilai belum sepenuhnya efektif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan infrastruktur. Ia menyoroti masih adanya Sekolah Dasar yang rusak, fasilitas tidak memadai, hingga keterbatasan tenaga pendidik di sejumlah wilayah.

“Tugas penyelenggara negara itu membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang,” katanya dengan nada tegas.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran birokrasi untuk mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbukaan anggaran kepada publik menjadi langkah penting membangun kepercayaan sekaligus mempercepat kemajuan daerah.

“Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian, rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bismillah, Bupati Aep Bakal 'Sulap' Gubuk Reot Milik Lansia Jadi Rulahu

Selain itu, Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari ketaatan terhadap hukum Allah, baik yang tertulis maupun hukum alam. Ia mencontohkan dampak pembangunan yang tidak terkendali di wilayah hulu terhadap potensi banjir di wilayah hilir seperti Kabupaten Bekasi.

“Kalau wilayah pegunungan dibangun hotel dan perumahan semua, airnya jatuh ke mana? Ke Bekasi. Kalau sungainya dangkal dan penuh sampah, banjir tidak bisa dihindari,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur di Tambun Selatan yang dikenal sebagai kawasan padat penduduk. Ia menjelaskan bahwa Desa Sumberjaya memiliki sekitar 120 ribu jiwa dan Kecamatan Tambun Selatan mencapai sekitar 700 ribu jiwa, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pelayanan publik.

“Sebagai Plt Bupati Bekasi, saya mengucapkan selamat Ramadan 1447 Hijriah. Alhamdulillah hari ini kita diberi nikmat sehat sehingga dapat berkumpul dalam Safari Ramadan yang digagas provinsi,” tuturnya.

Berita Lainnya  Mulai April 2026, ASN Kota Bekasi WFH Setiap Hari Rabu

Ia menambahkan bahwa kehadiran Gubernur secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah padat seperti Tambun Selatan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka.

“Makanya Kang Dedi Mulyadi ingin datang langsung ke sini menyapa masyarakat Tambun Selatan, khususnya warga desa yang sangat padat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengalokasikan anggaran untuk percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang rusak. Proses pergeseran anggaran sedang dilakukan agar program prioritas dapat segera direalisasikan.

“Insya Allah jalan-jalan yang jelek akan dibangun. Kita sedang menunggu pergeseran anggaran agar pelaksanaannya bisa segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya optimistis.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan