Kamis, April 16, 2026
spot_img

Masih Ada Oknum Jual Nama ‘Timses Pilkada’ untuk Minta Jatah Proyek di Dinas-dinas

KARAWANG – Satu Tahun telah berlalu, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Karawang dimenangkan oleh Pasangan Calon (Paslon), H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani. Tentu euforia kemenangan bukan hanya sekedar tepuk tangan dan kepuasan hati para pendukung saja. Melainkan ada harapan lain dibalik itu semua.

Porsi kue Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) begitu menggiurkan untuk dapat dinikmati dalam bentuk kegiatan proyek pengadaan barang dan jasa. Informasi liar mulai bertebaran, dimana patut diduga ada beberapa terduga oknum yang masih mengatas namakan tim sukes meminta jatah proyek APBD di beberapa dinas.

Menanggapi perihal tersebut, salah seorang pemerhati politik dan pemerintahan yang juga bagian dari pendukung Paslon Aep – Maslani, yaitu Andri Kurniawan bependapat, bahwa dinamika seperti itu merupakan hal yang lumrah.

Berita Lainnya  Bangun Sekretariat Partai Demokrat Pakai Kantong Pribadi, Haji Oma : Semoga Jadi Amal Jariyah

“Tetapi yang terpenting pak Bupati H. Aep tidak pernah merestui, apalagi sampai memerintahkan kepada kalangan pendukung untuk mendapatkan proyek dengan cara – cara yang tidak baik,” katanya.

“Hingga sampai saat ini yang saya perhatikan, pak Bupati tidak pernah melakukan hal demikian. Selama ini semua kegiatan pengadaan barang dan jasa disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan secara normatif dan on the track,” timpal Andri.

Lebih lanjut Andri menjelaskan, baik itu di OPD teknis yang terdapat kegiatan pembangunan konstruksi, maupun pengadaan berupa barang dan jasa di OPD lainnya, menurutnya masih berjalan secara profesional.

Berita Lainnya  Kembali Menguji Kepemimpinan Tokoh Muda PDIP Karawang

Penunjukan penyedia jasa secara langsung dilakukan secara profesional, dengan pertimbangan aspek normatif dan track record yang baik.

“Buktinya banyak pihak yang sewaktu Pilkada bagian dari pendukung kompetitor atau lawan politik Bupati, tapi tetap mendapatkan proyek,” katanya.

“Ya kalau pun ada yang kemudian mengatas namakan tim sukses atau yang mengaku dekat dengan pak Bupati, itu hoax dan hanya akal-akalan oknum saja, yang tidak diketahui oleh beliau,” timpal Andri.

Menurutnya, kalau memang ada yang jual – jual nama Bupati, apalagi sampai melakukan tindakan intervensi terhadap Pengguna Anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), termasuk terhadap Kelompok Kerja (Pokja) di Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Barjas Setda) Karawang, maka sebagai bagian dari Non-Governmental Organization (NGO), Andri mengaku tidak akan segan – segan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memprosesnya.

Berita Lainnya  Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

“Sebab tindakan tersebut dapat mencoreng nama baik Bupati. Kita harus belajar dari kasus hukum yang sedang terjadi di Kota Bandung. Dimana Wakil Wali Kotanya patut diduga melakukan Abuse Of Power. Saya menduga, selain ada ‘mens-rea’ untuk mendapatkan keuntungan, patut diduga adanya desakan permintaan dari kalangan pendukung,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan