Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Malu Lahirkan Anak di Luar Nikah, Pasangan Sejoli Tinggalkan Bayi di Apartemen

KOTA BEKASI – Sepasang kekasih berinisial RO (22) dan NM (24) ditangkap setelah menelantarkan bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah unit apartemen di wilayah Bekasi Selatan.

Di hadapan polisi, sejoli ini mengaku menyesal dan sempat berharap ada orang lain yang menemukan serta merawat bayi tersebut.

“Iya menyesal pengakuannya,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).

“RO sempat berbicara bahwasanya semoga ada orang baik yang akan menampung anak tersebut,” sambungnya.

Berita Lainnya  Orangtua Enggan Lepas Anaknya di Asrama, Sekolah Rakyat Jenjang SD di Bekasi Minim Peminat

Dedi menjelaskan bahwa sejoli ini sengaja menyewa unit apartemen di Bekasi untuk check-in. Mereka tidak menduga bahwa anak tersebut akan lahir pada saat itu.

Berdasarkan kronologi, pada Jumat (6/2) sekitar pukul 23.00 WIB, keduanya sempat melakukan hubungan intim hingga tertidur. Namun, sekitar pukul 00.00 WIB, RO terbangun karena mendengar rintihan kesakitan dari NM.

NM sempat bolak-balik ke kamar mandi karena mengalami sakit perut hingga pukul 02.00 WIB. Dia kemudian mengalami pecah ketuban dan melahirkan di kamar mandi apartemen.

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

“Saat posisi setengah jongkok dan akan berdiri di atas kloset, ketubannya pecah,” sebut Dedi.

RO kemudian membantu proses persalinan NM. Setelah melahirkan, keduanya sempat mencari tutorial memotong tali pusar di internet.

“Setelah tali pusar tersebut sudah berhasil dipotong, RO memegang anak bayi tersebut untuk dibersihkan dengan tisu di kasur kamar apartemen. Sedangkan NM membersihkan darah dan memasukkan tali pusar dan ari-ari bayi tersebut ke dalam kantong plastik warna putih,” lanjutnya.

Berita Lainnya  KDM Usul 70% Pajak Pertambangan Dikembalikan ke Desa

Bayi yang dilahirkan NM itu lalu ditinggal di kamar apartemen. Pelaku mengaku malu karena melahirkan di luar pernikahan.

“Jadi keterangan daripada kedua pelaku, mereka malu, dan belum siap menikah. Pada saat keluar daripada apartemen tersebut, mereka takut ketahuan oleh orang lain karena ternyata bayinya pada saat malam itu lahir,” kata Dedi.***

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : “Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi”

PURWAKARTA - Terkait persoalan piutang pribadi yang sedang dipersoalkan Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, kabar teranyar menyebutkan ada oknum yang mengatasnamakan utusan Gubernur...

Kejari Karawang Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Penyaluran KPR pada BTN ke PT. BAS

KARAWANG - Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang tengah melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan