Sabtu, September 12, 2026
spot_img

Lebih Baik Gubernur Konten, Dari Pada Gubernur Molor

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) kembali melemparkan pernyataan satir kepada ‘kaum nyinyir’ yang selama ini tidak suka terhadap kebijakan-kebijakannya di Jawa Barat.

‘Lebih baik disebut gubernur konten, dari pada gubernur tukang molor (tidur)’, demikian diucapkan KDM, saat pidato upacara Hari Kebangkitan Nasional 2025 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Selasa (20/5/2025).

“Saya selalu ditanya, “Pak Dedi, duitnya dari mana ngonten?” Habis itu dimasalahin lagi. Gubernur konten lebih baik dari jadi gubernur konten punya duit diberikan pada rakyat daripada gubernur molor,” kata KDM.

Berita Lainnya  Sejumlah Artis Ibu Kota Meriahkan HUT Partai Demokrat di Karawang, H. Oma : "Pesta Demokrat ya Pesta Rakyat"

“Benar enggak? Benar ya kan? daripada gubernur tidur, gubernur protokoler, gubernur ingin dihargai, gubernur menghabiskan anggaran jalan-jalan ke luar negeri, teu hayang teuing aing,” timpalnya yang terlihat menggebu-gebu.

Dalam pidatonya, KDM memberikan bonus kepada petugas upacara dari depo pendidikan (dodik) sebesar Rp 25 juta. Pernyataan Dedi Mulyadi itu disambut tepuk tangan meriah peserta upacara.

Politikus Gerindra itu mengungkapkan bonus tersebut berasal dari pendapatan konten dirinya.

“Dapat uang saku, makannya enak, tidurnya nyenyak, berubah mental, bajunya bagus, pulang dapat bonus, gratis lagi. Dan tentunya buat petugas yang lain juga kita siapkan Rp25 juta,” katanya.

Berita Lainnya  Sejumlah Artis Ibu Kota Meriahkan HUT Partai Demokrat di Karawang, H. Oma : "Pesta Demokrat ya Pesta Rakyat"

Dedi juga menyinggung soal gorong-gorong. Menurutnya, Indonesia memerlukan sosok yang bermental kuat bila ingin melakukan perbaikan.

“Kenapa? harus kuat menghadapi kaum nyinyir dan biarkan yang nyinyir suruh sakit hati selamanya karena Jawa Barat akan terus mengalami peningkatan pembangunannya. Ini baru 3 bulan, 100 hari itu tanggal 30 Mei. 100 hari kepemimpinan saya, belum 100 hari sudah banyak orang yang kepanasan apalagi 5 tahun,” tegasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5...

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan