Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

KDM Ngaku Tak Tahu Ada Pesta Rakyat, Tapi Jejak Digital Bicara Lain

GARUT – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi mengaku tidak tahu ada Pesta Rakyat (makan gratis, red) dalam rangka merayakan pernikahan putra sulungnya, Maula Akbar dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. Pesta Rakyat yang digelar di Lapangan Oto Iskandar Dinata, Kabupaten Garut, pada Jumat (18/7/2025) tersebut berujung maut.

Dua warga dan satu orang polisi meninggal dunia setelah berdesak-desakan dan diduga terjepit ribuan orang yang menyerbu lokasi Pesta Rakyat Maula dan Putri.

“Yang kegiatan di Garut hari ini, acara syukuran Maula dan Putri, secara pribadi saya tuh tidak tahu acara kegiatan itu. Saya tidak tahu bahwa ada cara syukuran bersama warga, kemudian mengundang warga makan bersama,” kata Dedi di Trans Hotel, Kota Bandung, Jawa Barat.

Jejak Digital Perbincangan KDM dan Maula Akbar tentang Pesta Rakyat Pernikahan dengan Putri Karlina di Garut

Berita Lainnya  Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

Dalam video berjudul ‘Ini Pesan KDM pada A Ula-Menjelang Pernikahan dengan Teh Putri’, Gubernur Jawa Barat tersebut terlihat berbincang dengan anak sulungnya terkait rencana pernikahan.

Dedi bertanya apakah akan ada hiburan untuk rakyat? Maula menjawab, warga Garut diundang untuk hadir menikmati berbagai pertunjukan hiburan.

Maula juga mengungkap, hiburan untuk rakyat tersebut akan diisi dengan sejumlah seniman seperti Ohang, Kiwil Cirebon, Agi Senganga, Ceu Popon, dan tak ketinggalan grup musik Emka 9.

Selain itu, dalam Pesta Rakyat pernikahan Maula dan Putri Karlina tersebut disediakan 5.000 porsi makanan UMKM khas Garut secara gratis. Mulai dari klepon, bakso, mie ayam, dan lain-lain.

“Ari ayah mah penggemarnya banyak, pasti warga ini brek (Ayah ini penggemarnya banyak, pasti warga itu tumpah ruah), warga ada hiburannya enggak nanti?” kata KDM dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang tayang tiga hari lalu.

Berita Lainnya  Tersengat Kabel Aliran Listrik, Arak-arakan Sisingaan di Cikarang Utara Tewaskan 3 Kru Kesenian Asal Subang

“Ada,” jawab Maula.

Kapan itu hiburannya?” tanya KDM.

“Di tanggal 18 hari Jumat, jamnya jam malam biasa,” jawab Maula.

“Malam ada hiburannya apa aja? Hiburan?” tanya KDM lagi.

KDM Tahu Rencana Pesta Hiburan untuk Rakyat di Garut

Maula kemudian menyebutkan sejumlah seniman yang akan menghibur rakyat Garut dalam pesta pernikahannya tersebut. KDM juga sempat bertanya di mana rencananya pertunjukan kesenian tersebut akan digelar.

“Di mana tuh rencananya?” tanya KDM.

“Di pendopo ada alun-alun besar, di situ. Warganya nanti diharapkan datang pada acara kesenian,” kata Maula.

Maula menyebut Pesta Rakyat pernikahannya dengan Putri Karlina tidak digelar bersamaan dengan akad nikah pada 16 Juli, karena pasti ramai dan warga tidak akan tertampung.

Berita Lainnya  Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

“Nah, disiapin apa aja buat warga?” tanya KDM.

“Rencananya kita siapin makanan UMKM,” jawab Maula sambil menyebut berbagai makanan khas Garut yang akan disediakan untuk rakyat.

“Jadi siapin makanan gratis, untuk berapa ribu porsi?” tanya KDM.

“Untuk banyak pokoknya, 5.000 sekuat-kuatnya pokoknya,” ujar Maula.

KDM juga sempat bertanya apakah uangnya cukup. Maula kemudian menjawab, cukup.

“Wah, jadi tanggal 18 warga boleh datang?” tanya KDM.

“Boleh datang, ke lapangan,” jawab Maula.

“Makan sepuasnya, nonton sepuasnya, tertawa sepuasnya,” kata KDM lagi.

Sumber : harapanrakyat.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan