Senin, Juni 22, 2026
spot_img

KDM : Jadi Pemimpin Jangan Melulis di Atas Air

BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim hadir dalam “Catalyst 2025: National Seminar for Change and Progress”, yang digelar oleh Universitas Pakuan (UNPAK).

Mengusung tema “Value-Based Leadership: The Foundation of Economic Progress and National Future”, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sosok pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah yang mampu mengorkestrasikan seluruh sumber daya alam dan sumber daya manusia menjadi satu kesatuan irama.

Berita Lainnya  Tradisi Gubyag Balong Awali Peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-58 Tahun

“Kalau menjadi pemimpin, jangan melukis di atas air, tapi pilihlah untuk mengukir di atas batu dengan berbekal ketekunan, energi, dan cibiran,” ujar Dedi Mulyadi di Ballroom Gedung Graha Pakuan Siliwangi, Jalan Pakuan, Kota Bogor, Selasa (24/6/2025).

Inkonsistensi dalam kepemimpinan dan sistem, menurut Dedi Mulyadi, menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi saat ini karena semua pihak tidak bergerak menuju tujuan yang sama.

Ia menambahkan, dalam berbicara tentang kepemimpinan, tidak harus selalu mengambil ideologi atau filsafat asing karena Indonesia pun memiliki banyak nilai dan filosofi luhur.

Berita Lainnya  Sanema Tour Konsisten Berangkatkan Jamaah Umroh, Dapat Rezeki Upgrade Hotel Gratis di Madinah

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai tersebut karena manusia yang terikat pada peradaban dan alamnya akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, ketika manusia berpisah dari alam dan lingkungannya, maka akan kehilangan kebahagiaan.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menuturkan, kehadiran Gubernur Jawa Barat merupakan sebuah keberuntungan yang patut disyukuri mengingat padatnya agenda orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Hal yang disampaikan Dedi Mulyadi, menurut Dedie Rachim, bisa menjadi inspirasi positif bagi para mahasiswa dalam membangun karakter sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. (Diskominfo Kota Bogor/ Rani)

Berita Lainnya  Puncak Kemarau, BPBD Purwakarta Ingatkan Dampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan