Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Kampung Pemulung di Bekasi Dapat Bantuan dari Lembaga Internasional

Kampung Pemulung yang terletak di Kelurahan Bintara, Kota Bekasi mendapat bantuan dari salah satu lembaga sosial internasional. Adapun lembaga yang dimaksud yaitu Internasional Networking For Humanitarin (INH).

Perwakilan INH datang langsung ke Kampung Pemulung pada Minggu (16/3/2025) untuk memberikan bantuan. Adapun bentuk bantuan yang diberikan meliputi pemberian alat tulis bagi anak-anak pemulung serta perbaikan sarana mushola setempat.

Selain itu, pihak INH dalam kesempatan tersebut juga bersama warga Kampung Pemulung melakukan bersih-bersih mushola. Dan sekaligus melakukan buka puasa bersama para pemulung.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kelompok rentan seperti para pemulung. Mereka yang memang dalam kehidupan keseharian tidak tersentuh dan kurang diperhatikan,” kata Manager Program INH, Hadiyan Aksan, Minggu (16/3/2025).

Ia juga menambahkan, aksi sosial berupa pemberian bantuan yang dilakukan INH merupakan agenda rutin tahunan. Hal ini digelar di 9 negara mulai dari Indonesia, Palestina, Yordania dan negara lainnya.

Untuk tahun ini, kegiatan rutin tahunan tersebut mengusung tema ‘Ramadan Bersemi Menginspirasi’. Serta fokus pada kegiatan buka puasa bersama serta membersihkan dan melakukan perbaikan tempat ibadah.

INH berharap aksi sosial mereka tidak hanya berdampak pada penerima bantuan saja. Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kepedulian sosial dan amal ibadah selama Ramadan.

“Pada kegiatan kali ini kami sengaja memilih Kampung Pemulung karena keberadaan mereka kerap diabaikan. Dan dengan apa yang kita lakukan di Kampung Pemulung semoga bisa menginsipirasi masyarakat khususnya di Jabodetabek untuk lebih peduli,” ujar Hadiyan mengakhiri pembicaraan.

Sumber : rri.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan