Senin, September 21, 2026
Google search engine

Ecoprint, Seni Membatik yang Mencuri Perhatian di Workshop PKJB 2025

BANDUNG –   Seni membatik dengan teknik ecoprint menjadi salah satu materi yang paling diminati dalam rangkaian workshop Karya Kreatif Jawa Barat (PKJB) 2025.

Workshop yang digelar di Gedung Dekranasda Jabar, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung, menampilkan berbagai kriya unggulan dari Dekranasda kabupaten/kota, termasuk batik ecoprint yang dipandu oleh penggiat kriya asal Kabupaten Bogor, Jumiko Jacobs.

“Saya mulai mengenal ecoprint sekitar tahun 2018. Awalnya ditawari orang, lalu makin tertarik,” ujar Jumiko di hadapan peserta workshop, Jumat (18/7/2025).

Berita Lainnya  Warga dan LSM Laskar NKRI Kepung PT. Summit Adyawinsa Indonesia

Ia mengakui, proses awalnya cukup rumit. Namun, karena semua bahan mudah ditemukan di alam, prosesnya pun terasa semakin menyenangkan.

“Memang awalnya agak riweuh, tapi karena bahan-bahannya alami dan mudah didapat, jadi lama-lama terasa seru,” tambahnya.

Bahan dasar ecoprint seperti tawas, soda sar, dan tunjang, kata Jumiko, dapat dibeli secara daring dengan harga terjangkau.

“Harganya murah, satu paket bahan dasar hanya sekitar seratus ribu rupiah,” ungkap Jumiko yang akrab disapa Miko.

Berita Lainnya  Kekeringan Lahan Sawah Semakin Meluas, Petani Bersiap Kepung Pemda, DPRD hingga Kantor ATR/BPN Karawang

Menurutnya, hasil terbaik dari batik ecoprint bisa diperoleh jika diaplikasikan pada kain sutera asli. Beruntung, di Kabupaten Bogor terdapat produsen kain sutera lokal yang memudahkan pengrajin dalam berkreasi.

“Jadi saya merasa didukung. Motifnya tersedia di alam, dan bahan kain sutera asli juga tersedia di daerah,” ujarnya.

Workshop PKJB 2025 ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, seperti Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) Jawa Barat dan mahasiswa. Selain ecoprint, dua kriya lainnya turut dipamerkan yakni hiasan lampu meja dari Kabupaten Subang dan boneka dari Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Rangkaian workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Dekranasda dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kriya lokal.

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Nusron Wahid Dikejar dan Dicecar Pertanyaan oleh Wartawan : “Ini Saya Mau Pulang”

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kembali menghadiri rapat di DPR RI pada Senin, 21 September 2026. Kehadiran mendadaknya dalam rapat pleno pengambilan keputusan RUU Pengaturan Reforma...

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan