Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Resmikan Penambahan Rute Penerbangan Bandung-Semarang

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan hangat atas penambahan rute penerbangan ke Bandara Husein Sastranegara Bandung. Penambahan rute ini, yang dioperasikan oleh maskapai Wings Air, menghubungkan Bandung dengan Semarang dan memulai penerbangan perdananya pada hari Minggu ini, 21 Desember.

Langkah strategis ini menandai perluasan konektivitas udara bagi Jawa Barat, khususnya bagi Bandara Husein Sastranegara. Sebelumnya, bandara ini telah melayani rute Bandung-Solo, dan kini dengan adanya rute Bandung-Semarang, diharapkan semakin banyak penumpang yang memanfaatkan fasilitas ini.

Dedi Mulyadi menyatakan optimismenya bahwa kedua jalur penerbangan ini akan menjadi sangat padat penumpang, membawa dampak positif signifikan. Kehadiran rute baru ini juga diproyeksikan akan memberikan dorongan kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di sektor perdagangan, industri, dan pariwisata.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Turun Tangan Benahi Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR

Optimisme Peningkatan Konektivitas Udara Bandung

Penambahan rute penerbangan Bandung-Semarang oleh Wings Air merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas udara di Jawa Barat. Rute baru ini melengkapi rute Bandung-Solo yang telah beroperasi sebelumnya, memperluas pilihan perjalanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Saat ini, kedua rute tersebut melayani penerbangan dua kali dalam seminggu. Gubernur Dedi Mulyadi berharap frekuensi penerbangan dapat terus ditingkatkan hingga setiap hari, mengingat potensi besar dari rute-rute ini.

“Ini yang kedua setelah sebelumnya sudah ada penerbangan. Semoga jalur penerbangan dari Bandung ke Semarang, Bandung ke Solo menjadi jalur penerbangan yang padat penumpang,” ujar Dedi Mulyadi setelah inaugurasi penerbangan perdana di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Berita Lainnya  Bupati Aep Apresiasi 'Gerobak Nyai', Semoga Bermanfaat bagi Para Pelaku UMKM

Dampak Ekonomi dan Pariwisata dari Rute Baru

Hadirnya dua rute penerbangan baru ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Peningkatan konektivitas udara diharapkan dapat memicu pertumbuhan di sektor perdagangan, industri, dan pariwisata Jawa Barat.

Kemudahan akses transportasi udara akan menarik lebih banyak investor dan wisatawan, yang pada gilirannya akan menggerakkan roda ekonomi lokal. Gubernur Dedi Mulyadi secara khusus menyoroti potensi peningkatan kunjungan ke pasar-pasar lokal dan destinasi wisata.

“Mudah-mudahan industri perdagangan semakin meningkat, pariwisata dan pasar-pasar ramai,” kata Dedi Mulyadi, menggarisbawahi harapannya terhadap multiplier effect dari penambahan rute ini.

Pesan Gubernur untuk Pelayanan Ramah Lingkungan

Berita Lainnya  Mukab ke-8 Kadin Bekasi, Perkuat Kolaborasi  Pemerintah - Dunia Usaha untuk Tingkatkan Daya Saing Ekonomi

Di tengah euforia penambahan rute, Gubernur Dedi Mulyadi juga menyampaikan pesan penting kepada pihak maskapai. Ia menekankan perlunya memberikan pelayanan yang ramah terhadap lingkungan dalam setiap operasional penerbangan.

Pesan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan berkelanjutan dan kepedulian terhadap isu lingkungan. Operasional penerbangan yang bertanggung jawab akan menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar bandara serta jalur penerbangan.

“Harus memberikan pelayanan yang ramah terhadap lingkungan,” tegas Dedi Mulyadi, menunjukkan bahwa aspek keberlanjutan menjadi perhatian utama di samping peningkatan konektivitas dan ekonomi.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

BEM Bersatu Duga Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

JAKARTA - Aliansi mahasiswa yang menamakan diri BEM Bersatu menduga ada oknum mantan petinggi militer, yakni Jenderal TNI (Purnawirawan) SS di balik gerakan penolakan...

Lagi, Ayah di Karawang Perkosa Anak Kandung, Korban Sempat Melawan Tapi Tak Berdaya

KARAWANG - Belum juga reda rasa sedih dan amarah publik terhadap kasus pencabulan balita perempuan usia 3 tahun oleh ayah kandungnya J (39), warga...

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

PURWAKARTA - Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta - Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset...

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan