Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

JAKARTA – Kisah kehidupan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti permainan roller coaster. Anak pedangdut legendaris A. Rafiq itu pernah juga di dunia hiburan, menjadi kepala daerah, hingga kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Adapun riwayat pendidikan Fadia adalah SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, S1 Manajemen Universitas AKI Semarang, S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang, dan S3 UNTAG Semarang.

Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya menjadi pedangdut dan sempat melejit dengan sebuah singel yang berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). Wanita nama lengkap Laila Fathiah ini menikah dengan pedangdut Ashraff Abu yang hits dengan tembang Sarmila pada era 2000-an.

Berita Lainnya  Demi Beli Sabu, Satpam di Tangsel Nekat Gasak Ribuan Ompreng MBG

Ashraff Abu kini sebagai Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) X Jawa Tengah (Jateng). Setelah menjadi penyanyi dangdut, Fadia terjun ke dunia politik.

Diawali dengan Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono. Kemudian, Fadia dilantik sebagai Bupati Pekalongan di Grhadika Bhakti Praja, Minggu, 27 Juni 2021.

Pada periode pertama, Fadia didampingi Riswandi yang menjabat Wakil Bupati Pekalongan. Pelantikan saat itu dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Setelah itu, Fadia kembali terpilih dalam pilkada berikutnya. Fadia Arafiq dan Sukirman dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025-2030 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis 20 Februari 2025.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Saat itu, Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak termasuk Fadia.

Kini, Fadia berada di Gedung Merah Putih KPK. Pemilik nama asli Laila Fathiah ini tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.23 WIB, Selasa (3/3/2026).

Hal tersebut diketahui dari dua mobil hitam beriringan memasuki kawasan Gedung Merah Putih KPK yang membawa sejumlah pihak yang diamankan, termasuk Fadia.

Mereka termasuk Fadia masuk lewat bassement atau tidak melalui pintu depan yang biasa tempat diturunkannya pihak-pihak yang terjaring OTT selama ini. Sehingga, belum diketahui berapa jumlah orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap tersebut terjadi di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Berita Lainnya  Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

Adanya OTT ini dikonfirmasi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Salah satu yang diamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).

Budi belum menjelaskan lebih lanjut terkait perkara yang melatarbelakangi OTT ini. Termasuk berapa orang yang diamankan.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.***

Sumber : SindoNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan