Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Cucu Coba Bunuh Kakek di Purwakarta, Pelaku Sering Begadang Main Mobile Legend

Banyak fakta baru menggambarkan kasus percobaan pembunuhan seoran cucu terhadap kakeknya di Kabupaten Purwakarta – Jawa Barat.

Sebelumnya, warga Perumahan Ciganea Indah, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dihebohkan peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu pagi (27/4/2025).

Yaitu dimana seorang bocah berinisial ALH (15) mencoba melakukan perbuatan pembunuhan terhadap kakeknya Suyono (69).

Ironisnya pelaku merupakan bocah kelas 3 SMP yang dirawat korban sejak kecil.

Kasus percobaan pembunuhan ini hanya dipucu persoalan sepele. Yaitu dimana pelaku yang meminjam sepeda motor korban semalaman tidak terima ditegur sang kakek.

Fakta-fakta baru menyebutkan bahwa pelaku masih merupakan bocah kelas 3 SMP. Dalam aksinya, pelaku juga dibantu temannya berinisial RAW (13).

“Dalam aksi rencana pembunuhan tersebut, pelaku dibantu oleh temannya,” tutur Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman Muhammad Natsir.

Diketahui, tubuh korban pertama kali ditemukan tetangganya dalam kondisi bersimbah darah penuh luka bacokan di bagian kepala dan tubuh.

Warga yang panik segera membawa korban ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Diketahui juga, setelah membacok sang kakek, pelaku mengira korban sudah tewas, pelaku kemudian membungkus korban menggunakan sprei. Saat akan membungkus etangga keburu datang, pelaku kabur.

Setelah mendapatkan laporan, petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi.

Kasus percobaan pembunuhan ini juga mengundang perhatian serius Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang tengah gencar menjalankan program pembinaan karakter siswa sekolah.

Dalam salah satu postingannya di instagram @dedimulyadi71, KDM menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini, karena pelaku masih merupakan siswa SMP.

Bahkan KDM menyebut kebiasaan pelaku yang sering begadang main mobile legend sampai jam 4 dini hari.

“Untuk itu diperlukan tindakan-tindakan lebih nyata, bukan hanya diskusi, bukan hanya wacana,” kata KDM, saat mengulas kasus kriminal di Purwakarta (kakek dibacok cucu, red).***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan