Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

Kunjungi PLUT KUMKM Subang, Mahasiswa Malaysia Antusias Belajar Membatik

SUBANG – Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang menerima kunjungan puluhan dosen dan mahasiswa dari Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan kewirausahaan, pembelajaran ekonomi kreatif, serta pengenalan potensi dan produk unggulan lokal Kabupaten Subang kepada mahasiswa dari dua negara.

Kolaborasi Internasional dan Apresiasi Mitra

Acara dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Kepala UPTD PLUT KUMKM Subang, Dewi Oktalya Anggraini, S.STP., M.AP., yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kolaboratif tersebut.

Berita Lainnya  FH UNSIKA Gelar Seminar Jurnalistik, Bahas Peran Media dalam Membentuk Kesadaran Publik

Sementara itu, pihak STIESA melalui Dr. Gugyh Susandy menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLUT sebagai mitra strategis. Ia juga menegaskan komitmen STIESA untuk terus mengenalkan produk Subang ke kancah internasional melalui kolaborasi aktif dengan mahasiswa luar negeri.

Senada, Dr. Suhaila Binti Nadzri dari UIS Malaysia menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan penerimaan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini tidak hanya membuka wawasan mahasiswa UIS terkait UMKM, ekonomi kreatif, dan peluang bisnis di Subang, tetapi juga membuka peluang kerja sama lanjutan antara UIS dan STIESA di masa depan.

Usai sesi sambutan, peserta menerima pemaparan mendalam dari para konsultan PLUT Subang. Sandy Hallymansyah memaparkan profil PLUT, layanan pendampingan UMKM, program pelatihan, serta peran strategis lembaga tersebut dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Berita Lainnya  Kadisdikbud Wawan : "300 Ribu Siswa Sudah Terima Modul Ajar Gratis, Masih Belum Sempurna"

Materi berlanjut dengan fokus pada salah satu produk unggulan, yaitu Batik Subang. Budiana Yusuf menjelaskan sejarah, perkembangan motif, dan karakteristik khas batik Subang. Gambaran mengenai perkembangan industri batik dan peluang usahanya juga disampaikan oleh Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan.

Kegiatan mencapai puncaknya ketika mahasiswa diajak meninjau langsung dan mencoba praktik dasar pembuatan batik bersama para pengrajin. Mereka berdiskusi mengenai teknik pewarnaan, proses produksi, hingga tantangan industri. Peserta juga menyaksikan demonstrasi pembuatan ecoprint, teknik fesyen ramah lingkungan.

Berita Lainnya  KIIC Salurkan Bantuan Program CSR Beasiswa Pendidikan hingga Fasilitas Sekolah

Di akhir kegiatan, mahasiswa berkesempatan melihat berbagai produk oleh-oleh khas Subang, mulai dari karya batik hingga makanan tradisional daerah.

Melalui kegiatan sinergi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Diharapkan kolaborasi antara STIESA, UIS Malaysia, dan PLUT KUMKM Subang ini dapat terus terjalin untuk memperkuat kerja sama akademik dan kewirausahaan di masa mendatang.***

Sumber : KotaSubang.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan