Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Kunjungi PLUT KUMKM Subang, Mahasiswa Malaysia Antusias Belajar Membatik

SUBANG – Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang menerima kunjungan puluhan dosen dan mahasiswa dari Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan kewirausahaan, pembelajaran ekonomi kreatif, serta pengenalan potensi dan produk unggulan lokal Kabupaten Subang kepada mahasiswa dari dua negara.

Kolaborasi Internasional dan Apresiasi Mitra

Acara dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Kepala UPTD PLUT KUMKM Subang, Dewi Oktalya Anggraini, S.STP., M.AP., yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kolaboratif tersebut.

Berita Lainnya  Zarisnov Arafat Resmi Pimpin Prodi Hukum UBP Karawang

Sementara itu, pihak STIESA melalui Dr. Gugyh Susandy menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLUT sebagai mitra strategis. Ia juga menegaskan komitmen STIESA untuk terus mengenalkan produk Subang ke kancah internasional melalui kolaborasi aktif dengan mahasiswa luar negeri.

Senada, Dr. Suhaila Binti Nadzri dari UIS Malaysia menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan penerimaan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini tidak hanya membuka wawasan mahasiswa UIS terkait UMKM, ekonomi kreatif, dan peluang bisnis di Subang, tetapi juga membuka peluang kerja sama lanjutan antara UIS dan STIESA di masa depan.

Usai sesi sambutan, peserta menerima pemaparan mendalam dari para konsultan PLUT Subang. Sandy Hallymansyah memaparkan profil PLUT, layanan pendampingan UMKM, program pelatihan, serta peran strategis lembaga tersebut dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Berita Lainnya  Orangtua Enggan Lepas Anaknya di Asrama, Sekolah Rakyat Jenjang SD di Bekasi Minim Peminat

Materi berlanjut dengan fokus pada salah satu produk unggulan, yaitu Batik Subang. Budiana Yusuf menjelaskan sejarah, perkembangan motif, dan karakteristik khas batik Subang. Gambaran mengenai perkembangan industri batik dan peluang usahanya juga disampaikan oleh Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan.

Kegiatan mencapai puncaknya ketika mahasiswa diajak meninjau langsung dan mencoba praktik dasar pembuatan batik bersama para pengrajin. Mereka berdiskusi mengenai teknik pewarnaan, proses produksi, hingga tantangan industri. Peserta juga menyaksikan demonstrasi pembuatan ecoprint, teknik fesyen ramah lingkungan.

Berita Lainnya  Pemkab Subang Anggarkan Rp 28 Miliar untuk Perbaiki Ruang Kelas Rusak

Di akhir kegiatan, mahasiswa berkesempatan melihat berbagai produk oleh-oleh khas Subang, mulai dari karya batik hingga makanan tradisional daerah.

Melalui kegiatan sinergi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Diharapkan kolaborasi antara STIESA, UIS Malaysia, dan PLUT KUMKM Subang ini dapat terus terjalin untuk memperkuat kerja sama akademik dan kewirausahaan di masa mendatang.***

Sumber : KotaSubang.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawati Minimarket Divonis Hukuman Mati

PURWAKARTA - Kasus pembunuhan pegawai minimarket, Dina Octaviani, akhirnya memasuki babak akhir setelah terdakwa Heryanto alias HBK mencabut upaya banding dan menerima putusan majelis...

Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

KARAWANG - Dikabarkan hilang selama empat hari sejak Senin (18/5/2026), LZ (13) siswi Madrasah Ibtidaiyah atau setingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Karawang Barat, akhirnya...

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan