Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

Pemkab Subang Komitmen Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, menyusul penerimaan audiensi dari Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, S.Sos., M.B.A., pada Selasa (16/12/2025) di Ruang Rapat Bupati I.

Audiensi ini bertujuan membahas permohonan surat persetujuan hibah serta penandatanganan berita acara, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan ekosistem kreatif di Subang, khususnya yang terintegrasi dengan destinasi wisata.

Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.SI., M.M., yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan apresiasi tertinggi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian.

“Pemerintah Daerah Subang tentu menyambut baik dan berterima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan oleh pemerintah pusat. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di daerah,” ujar Kang Akur.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur secara khusus menyoroti bantuan pembangunan gedung kesenian di Subang, yang dinilai memiliki arti sangat strategis bagi perkembangan kreativitas masyarakat lokal.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan pembangunan gedung kesenian di Subang. Fasilitas ini menjadi ruang penting bagi kreativitas masyarakat dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap Wakil Bupati.

Dukungan pusat ini hadir di tengah tantangan fiskal daerah dan diharapkan dapat mempercepat upaya daerah dalam menyediakan fasilitas yang mendukung ruang ekspresi seni dan budaya. Kang Akur juga menegaskan bahwa perhatian Bupati terhadap ekonomi kreatif dan partisipasi generasi muda merupakan prioritas, yang selama ini diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti Subang Festival.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif memegang peran strategis dalam mendukung arah pembangunan nasional.

“Ekonomi kreatif merupakan salah satu penggerak pembangunan nasional melalui penciptaan nilai tambah, lapangan kerja, serta peningkatan daya saing daerah,” jelas Cecep.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif dilakukan melalui pendekatan rantai nilai yang terintegrasi, serta menekankan pentingnya pemetaan potensi ekonomi kreatif melalui Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) sebagai dasar penyusunan kebijakan.

“Sinergi pusat dan daerah kami harapkan mampu memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal, termasuk di Kabupaten Subang, melalui penguatan kelembagaan ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Disparpora, Sekretaris Disparpora, serta jajaran terkait dari kedua belah pihak.***

Sumber : KotaSubang.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

JAKARTA - Penyidikan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap adanya dugaan keterlibatan anggota militer aktif yang berdinas di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur...

Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan. Usulan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan