Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Hampir Semua RW di Kota Bekasi Kebut Cairkan Dana Rp 100 Juta

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memastikan hampir seluruh Rukun Warga (RW) telah mencairkan dana operasional Rp100 juta menjelang akhir November 2025.

Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu disebut langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebut bahwa hingga pekan lalu, 91,26 persen dari total 1.020 RW sudah keluar Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan siap digunakan.

“Mereka sudah bisa mencairkan anggarannya,” ujar Tri, Senin (1/12/2025).

Program bantuan dana RW sejak awal menjadi pusat perhatian publik lantaran nilai yang tergolong besar.

Berita Lainnya  Bupati Aep: Otonomi Daerah Jadi Ruang Strategis Percepat Proses Pembangunan

Di beberapa daerah, program serupa pernah tersandung persoalan akuntabilitas dan rawan digunakan untuk kepentingan di luar urusan warga.

Pemkot Bekasi pun menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus tegak lurus pada proposal yang diajukan masing-masing RW. Pemkot berjanji melakukan pengawasan bersama DPRD.

“Anggaran ini benar-benar harus dimanfaatkan untuk kebutuhan lingkungan,” kata Tri.

Wajib Menyusun Laporan

Setiap RW diwajibkan menyusun laporan penggunaan dana secara tertib dan tepat waktu. Pemerintah menetapkan batas akhir 20 Desember 2026 sebagai momentum pertanggungjawaban.

Berita Lainnya  Pedagang Kembali Tempati Badan Jalan, Plt Bupati Bekasi Sidak Pasar Tumpah SGC

Namun, tenggat tersebut menimbulkan pertanyaan. Dengan pencairan yang baru dilakukan di akhir tahun, apakah waktu pelaksanaan program dan penyusunan laporan cukup memadai?.

Buru-buru mencairkan dana menjelang tutup anggaran menimbulkan kekhawatiran klasik: proyek dikebut demi terserap, bukan demi kualitas dan kebutuhan nyata warga.

Pandangan redaksi, program besar di tingkat akar rumput membutuhkan standar pengawasan berlapis, mulai dari transparansi belanja hingga keterlibatan warga dalam pengawasan.

Publik pun akan mencermati apakah Rp100 juta per RW itu akan berubah menjadi fasilitas dan pelayanan yang kasat mata— atau justru menguap dalam tumpukan kuitansi.

Berita Lainnya  Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: 'Sudah Melalui Prosedur...'

Dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp100 miliar, keberhasilan program bantuan RW ini bisa menjadi cermin tata kelola Pemkot Bekasi.

Namun, kegagalan menjaga akuntabilitasnya dapat memperpanjang daftar persoalan anggaran daerah yang sering kali berhenti pada seremonial serapan, bukan manfaat.***

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan