Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Memanas! Warga Ngamuk Kepung Kantor Desa, Minta Curanmor Diserahkan untuk Dihakimi

KARAWANG – Ketegangan pecah di Desa Kuta Makmur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa (8/10) malam. Ribuan warga mengepung kantor desa setelah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan perangkat desa.

Dari video yang beredar, terlihat warga melempari kepolisian yang tengah berjaga dengan batu. Sebagian pagar pun dirobohkan.

Massa berteriak, meminta pelaku curanmor diserahkan untuk dihakimi di tempat.

Sekretaris Desa Kuta Makmur, Sulaeman, membenarkan kejadian itu. Dia menuturkan, massa mulai mengepung kantor desa sekitar pukul 19.00 WIB.

Amarah warga itu dipicu rasa jengkel akibat seringnya kasus curanmor di desa tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Berita Lainnya  Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

“Warga meminta agar pelaku diserahkan, karena mereka sudah sangat resah dan sering menjadi korban,” ujar Sulaeman saat dikonfirmasi, Rabu (8/10).

Melihat situasi semakin panas dan massa terus berdatangan, Polsek Tirtajaya segera meminta bantuan personel dari Polres Karawang.

Setelah proses negosiasi yang cukup tegang, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi pelaku menggunakan truk Dalmas menuju Mapolres Karawang untuk menghindari amuk massa.

Wakapolres Karawang, Kompol Rizky Adi Saputro, bersama sekitar 60 personel gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan negosiasi dengan warga.

Berita Lainnya  KPK OTT Bupati Rejang Lebong, Wabup juga Ikut Diamankan

Namun menurutnya, kondisi sempat kembali memanas. Massa yang tak puas dengan hasil negosiasi kembali melempari petugas dengan batu.

Akibatnya, satu anggota kepolisian mengalami luka di bagian kepala.

Sudah diamankan di Polres

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan, pelaku berinisial AS (30), warga Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta. Ia ditangkap warga setelah kepergok mencuri sepeda motor di Jalan Raya Kutamakmur–Srikamulyan, Desa Kutamakmur.

“Terduga pelaku sudah berhasil kita amankan ke Polres dan saat ini masih dalam pemeriksaan petugas,” ujar Wildan.

Berita Lainnya  Ermanto Usman, Dirampok atau Dibunuh Secara Terencana?

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, STNK, kunci kontak, serta kunci T yang digunakan untuk menjalankan aksinya.

Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah Karawang bagian utara. (*)

Artikel ini telah tayang di TvBerita.co.id : https://tvberita.co.id/news/regional/ribuan-warga-kepung-kantor-desa-di-karawang-desak-maling-motor-dihabisi-di-tempat/2/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan