Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Polemik Holywings, Pemerintah Tidak Boleh Ikuti Alur Berpikir Pengusaha

KARAWANG – LBH Cakra Indonesia ikut angkat bicara terkair polemik dan kontroversi kabar bakal beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) Holywings di Jalan Tuparev, pusat perkotaan Karawang – Jawa Barat.

Direktur Propaganda LBH Cakra Indonesia, Dadan Suhendarsyah mengatakan, branding Holywings sudah dipersepsikan publik sebagai ladang bisnis pengusaha hitam, sehingga operasinya pernah ditindak tegas dan ditutup oleh Pemda DKI Jakarta.

Berkaca pada case di DKI, maka Pemda Karawang tidak boleh gegabah dalam mengeluarkan izin Holywings. Apalagi jika ada indikasi penyamaran nama atau jenis kegiatan usaha yang diajukan.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

“Perlu kiranya pemda meneliti secara teliti dokumen yang disodorkan ataupun irisan pihak pemohon izin. Tambahkan pula klausul-klausul yang ketat, tegas dan tidak bersayap yang bisa dijadikan dasar bagi pemda untuk menertibkan izin jika ada ketidaksesuaian,” tuturnya, melalui rilis yang dikirim ke Opiniplus.com.

Bagi pengusaha, sambung Dadan, jalur Tuparev memang sangat menguntungkan karena lokasinya strategis dan merupakan salah satu pusat keramaian. Tetapi pemerintah tidak boleh hanya mengikuti alur berfikir pengusaha, karena ada asfek sosial yang harus dipertimbangkan dengan seksama.

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

“Tuparev selama ini jadi jalur perdagangan atau pertokoan publik yang diakses oleh banyak pihak dari berbagai kalangan dan lintas usia. Emangnya kita ridho anak cucu kita yang masih di fase pembentukan jadi diri, nanti melihat tontonan yang belum layak dikonsumsi oleh mereka,” tanya Dadan.

“Kita butuh generasi sehat jiwa raga dan mental spiritual dan menjauhkan mereka dari gaya hidup konsumtif dan hedon adalah salah satu caranya. Utuk itu menolak izin pendirian THM mulai dari kompleks pertokoan Heaven dan jalur Tuparev lainnya sudah tidak bisa dikompromikan lagi,” timpalnya.

Berita Lainnya  Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

Berpijak pada data Pemkab tentang angka pengidap HIV di Karawang yang mengalami lonjakan, Dadan menegaskan, Holywings ataupun THM lainnya tidak patut beroperasi di lokasi yang bukan peruntukannya.

“Dan selama ini Jalan Tuparev jadi tujuan publik untuk keperluan non THM,” tegasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan