Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Polemik Holywings, Pemerintah Tidak Boleh Ikuti Alur Berpikir Pengusaha

KARAWANG – LBH Cakra Indonesia ikut angkat bicara terkair polemik dan kontroversi kabar bakal beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) Holywings di Jalan Tuparev, pusat perkotaan Karawang – Jawa Barat.

Direktur Propaganda LBH Cakra Indonesia, Dadan Suhendarsyah mengatakan, branding Holywings sudah dipersepsikan publik sebagai ladang bisnis pengusaha hitam, sehingga operasinya pernah ditindak tegas dan ditutup oleh Pemda DKI Jakarta.

Berkaca pada case di DKI, maka Pemda Karawang tidak boleh gegabah dalam mengeluarkan izin Holywings. Apalagi jika ada indikasi penyamaran nama atau jenis kegiatan usaha yang diajukan.

Berita Lainnya  Ayah Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, karena Malu - Bayi Dibuang di Mushola

“Perlu kiranya pemda meneliti secara teliti dokumen yang disodorkan ataupun irisan pihak pemohon izin. Tambahkan pula klausul-klausul yang ketat, tegas dan tidak bersayap yang bisa dijadikan dasar bagi pemda untuk menertibkan izin jika ada ketidaksesuaian,” tuturnya, melalui rilis yang dikirim ke Opiniplus.com.

Bagi pengusaha, sambung Dadan, jalur Tuparev memang sangat menguntungkan karena lokasinya strategis dan merupakan salah satu pusat keramaian. Tetapi pemerintah tidak boleh hanya mengikuti alur berfikir pengusaha, karena ada asfek sosial yang harus dipertimbangkan dengan seksama.

Berita Lainnya  Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

“Tuparev selama ini jadi jalur perdagangan atau pertokoan publik yang diakses oleh banyak pihak dari berbagai kalangan dan lintas usia. Emangnya kita ridho anak cucu kita yang masih di fase pembentukan jadi diri, nanti melihat tontonan yang belum layak dikonsumsi oleh mereka,” tanya Dadan.

“Kita butuh generasi sehat jiwa raga dan mental spiritual dan menjauhkan mereka dari gaya hidup konsumtif dan hedon adalah salah satu caranya. Utuk itu menolak izin pendirian THM mulai dari kompleks pertokoan Heaven dan jalur Tuparev lainnya sudah tidak bisa dikompromikan lagi,” timpalnya.

Berita Lainnya  Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

Berpijak pada data Pemkab tentang angka pengidap HIV di Karawang yang mengalami lonjakan, Dadan menegaskan, Holywings ataupun THM lainnya tidak patut beroperasi di lokasi yang bukan peruntukannya.

“Dan selama ini Jalan Tuparev jadi tujuan publik untuk keperluan non THM,” tegasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan