Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Sekda Jabar Tegaskan Tidak Ada Pengusiran Siswa Difabel di Cimahi

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, memastikan kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Bandung tetap berjalan seperti biasa. Hal tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi sekolah, Kamis (24/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Herman menegaskan tidak ada pengusiran siswa dari asrama di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Griya Harapan Difabel (GHD) Cimahi. Relokasi yang dilakukan bersifat sementara dan merupakan bagian dari penataan fasilitas oleh pihak GHD.

“Tidak ada penggusuran. Ini hanya persoalan komunikasi yang kurang lancar, sehingga terjadi kesalahpahaman yang tentu tidak kita harapkan,” ujar Herman.

Berita Lainnya  Bupati Purwakarta Lobi Mensos Minta Sekolah Rakyat Segera Berdiri

Ia menambahkan, sebagian anak tinggal mandiri, sementara sebagian lainnya tetap mendapat perhatian khusus melalui fasilitas asrama yang disediakan.

“Dinas Sosial tetap memfasilitasi anak-anak difabel yang tinggal di asrama, termasuk kebutuhan hidup mereka.” tambahnya

Terkait kondisi fisik bangunan sekolah, Herman menyebutkan bahwa tahun ini SLBN A Bandung akan menjalani perbaikan ringan untuk menunjang kenyamanan siswa.

Sementara itu, pada 2026 direncanakan pembangunan gedung baru dua lantai sebagai bagian dari peningkatan fasilitas pendidikan.

“Saat ini ada delapan ruang kelas. Insyaallah tahun depan akan dibangun dua lantai sehingga kapasitasnya meningkat menjadi 16 kelas. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak difabel. ” ungkapnya.

Berita Lainnya  PGRI Bekasi Minta Dilibatkan dalam Setiap Kebijakan Pendidikan

Sekda Herman juga mendorong pihak sekolah agar aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat guna mencegah terulangnya miskomunikasi di kemudian hari.

“Komunikasi harus terjalin dengan baik, agar para siswa tetap mendapatkan pelayanan maksimal dan perhatian penuh dan tetap prima,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pendidikan di SLBN A Pajajaran, mengingat siswa-siswa di sekolah tersebut membutuhkan perhatian dan dukungan lebih.

“SLBN Pajajaran harus terus kita pantau. Anak-anak di sini adalah generasi masa depan yang harus kita dukung agar tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan,” tutupnya.

Berita Lainnya  Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

Sementara itu, Kepala SLBN A Bandung, Gun Gun Guntara, mengaku bersyukur karena proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan kondusif.

“Alhamdulillah, pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa. Anak-anak juga antusias mengikuti kegiatan belajar. Saya pikir tidak ada masalah berarti,” kata Gun Gun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan