Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Sekda Jabar Tegaskan Tidak Ada Pengusiran Siswa Difabel di Cimahi

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, memastikan kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Bandung tetap berjalan seperti biasa. Hal tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung lokasi sekolah, Kamis (24/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Herman menegaskan tidak ada pengusiran siswa dari asrama di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Griya Harapan Difabel (GHD) Cimahi. Relokasi yang dilakukan bersifat sementara dan merupakan bagian dari penataan fasilitas oleh pihak GHD.

“Tidak ada penggusuran. Ini hanya persoalan komunikasi yang kurang lancar, sehingga terjadi kesalahpahaman yang tentu tidak kita harapkan,” ujar Herman.

Berita Lainnya  Pemkab Subang Anggarkan Rp 28 Miliar untuk Perbaiki Ruang Kelas Rusak

Ia menambahkan, sebagian anak tinggal mandiri, sementara sebagian lainnya tetap mendapat perhatian khusus melalui fasilitas asrama yang disediakan.

“Dinas Sosial tetap memfasilitasi anak-anak difabel yang tinggal di asrama, termasuk kebutuhan hidup mereka.” tambahnya

Terkait kondisi fisik bangunan sekolah, Herman menyebutkan bahwa tahun ini SLBN A Bandung akan menjalani perbaikan ringan untuk menunjang kenyamanan siswa.

Sementara itu, pada 2026 direncanakan pembangunan gedung baru dua lantai sebagai bagian dari peningkatan fasilitas pendidikan.

“Saat ini ada delapan ruang kelas. Insyaallah tahun depan akan dibangun dua lantai sehingga kapasitasnya meningkat menjadi 16 kelas. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak difabel. ” ungkapnya.

Berita Lainnya  Guru Swasta Teriak Tagih Janji KDM, Askun : 'Bayar-lah, Kasian Mereka'

Sekda Herman juga mendorong pihak sekolah agar aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat guna mencegah terulangnya miskomunikasi di kemudian hari.

“Komunikasi harus terjalin dengan baik, agar para siswa tetap mendapatkan pelayanan maksimal dan perhatian penuh dan tetap prima,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pendidikan di SLBN A Pajajaran, mengingat siswa-siswa di sekolah tersebut membutuhkan perhatian dan dukungan lebih.

“SLBN Pajajaran harus terus kita pantau. Anak-anak di sini adalah generasi masa depan yang harus kita dukung agar tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan,” tutupnya.

Berita Lainnya  Mahasiswa UBP Nobar dan Diskusi Film Pesta Babi, Soroti Persoalan Tambak Rakyat di Karawang Utara

Sementara itu, Kepala SLBN A Bandung, Gun Gun Guntara, mengaku bersyukur karena proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan kondusif.

“Alhamdulillah, pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa. Anak-anak juga antusias mengikuti kegiatan belajar. Saya pikir tidak ada masalah berarti,” kata Gun Gun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

JAKARTA - Polisi mengungkap sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang...

KPK Pastikan akan Proses Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulans Dinkes Kota Bekasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mobil ambulans dan mobil jenazah,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan