Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

PDI-P Karawang Gelar Pendidikan Politik untuk Masyarakat Umum

KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Karawang mengadakan acara “Pendidikan Politik: Dialog Kebangsaan” pada Senin, 30 Juni 2025. Pukul 09.00 WIB, kegiatan ini memulai fokusnya di Aula “H. Taufik Kiemas”, Kantor DPC PDI Perjuangan Karawang.

Pendidikan Politik ini membawa tujuan utama. Pertama, acara ini merefleksikan sekaligus meneguhkan identitas pendidikan politik berdasarkan perspektif pemikiran Bung Karno.

Selain itu, kegiatan ini juga menggali lebih dalam pemikiran Bapak Proklamator tersebut sebagai fondasi ideologis dan politis dalam praktik sosial bermasyarakat.

Berita Lainnya  Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

Karena itu, tema yang mereka angkat sangat relevan: “Warisi Apinya Bukan Abunya”.

Acim Bahrudin, S.IP., seorang moderator berpengalaman, memandu dialog kebangsaan ini. Lebih lanjut, sejumlah tokoh dan pakar terkemuka di Karawang juga hadir sebagai pembicara, antara lain:

Dian Suryana, S.I.P. (Direktur Pustaka & Praktisi Hukum)

Muhammad Azmi (Sekretaris DPD KNPI Karawang)

Engkus Kusnadi, SH., MH. (Kepala Bawaslu Karawang)

Dr. Anwar Hidayat, SH., MH. (Anggota DPRD Karawang)

Berita Lainnya  Peringgati Haul Bung Karno, PDI-P Karawang Gelar Doa Bersama hingga Lomba Karya Tulis bagi Kaum Milenial dan Gen Z

PDI Perjuangan Karawang mengundang masyarakat luas untuk berpartisipasi. Peserta yang mengikuti Pendidikan Politik ini mendapatkan kesempatan memperoleh e-sertifikat dan hadiah menarik.

Dengan demikian, kegiatan ini berharap memperdalam pemahaman tentang ideologi kebangsaan serta signifikansi pemikiran Bung Karno bagi pembangunan bangsa Indonesia.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan