Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Netizen Gak Percaya Kasus Ketuk Pintu di Karawang Ada Kaitan dengan Hal Mistis

Semenjak viral hingga menjadi konsumsi publikasi media-media nasional, kebanyakan netizen tidak percaya jika kasus ketuk pintu di malam hari yang meresahkan warga di Perumahan Klari Karawang – Jawa Barat ada kaitannya dengan hal mistis.

Sebelumnya, kasus ketuk pintu rumah warga ini menjadi heboh dan viral, hingga mendapat tanggapan dari Polres Karawang untuk melakukan penyelidikan.

Belum kunjung diketahui pasti penyebabnya, akhirnya kasus ini direspon Ninik Kurinci yang disebut-sebut sebagai ahli supranatural.

Berita Lainnya  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komnas PPLH Sampaikan 'Surat Cinta' kepada Bupati Karawang

Melalui akun TikTok pribadinya, Ninik Kurinci menyebut jika kasus ketuk pintu ini dilakukan oleh 3 sosok pocong pesugihan yang sedang mencari tumbal menjelang malam 1 syuro.

Sontak, analisa ahli supranatural ini mendapat tanggapan beragam dari netizen yang kebanyakan tidak percaya.

Berikut beberapa tanggapan netizen di akun TikTok Media Online Opiniplus.com ;

@SAM VERRELL:POCONG KAN TANGANNYA TERIKAT YA, TERUS GIMANA DIA NGETOKNYA,KALAU PAKAI JIDADNYA APA GAK BENJOL TO JIDADNYA POCONG

@Nama saya:pocong yg satu tugas nya ngambil barang, pocong yg satu lagi ketok pintu ngalahin orang rumah, pocong yg ke 3 ngawasin di luar sekalian nakutin biar gak ada yg lewat. gitu bukan sih?

Berita Lainnya  Jangan Korbankan Moralitas Demi Investasi dan Pendapatan Daerah

@ï¿¶ï¿¶:itu cuman speaker sih pikir aja secara logika gw liat dari semua vidio yang ngetok pintu di Karawang suaranya ga beda jauh

@FUNKDJ77:pantas indonesia belum maju ya

@Next Day✊:kalian masih percaya aja sama anak IndiHome, ga belajar apa dari kasus mang yana yg hilang di cadas pangeran🤣🗿😂

Sementara saat dikonfirmasi wartawan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karawang maupun Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Karawang belum mau angkat bicara terkait persoalan ini.

Berita Lainnya  Kontroversi Map Bertuliskan Bupati Karawang, Gus Ucim : 'Gak Bisa Serta Merta Dikaitkan, Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah'

Meskipun persoalan opini atau isunya perlu diluruskan agar tidak menggiring ke arah ‘kemusyrikan’, MUI maupun PCNU mengaku masih sedang menelusuri persoalannya.***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan