Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

PSSI Pastikan Laga Timnas vs Bahrain Digelar di Tanah Air

JAKARTA | OPINIPLUS.COM | – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memastikan pertandingan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, antara Timnas Indonesia melawan Bahrain, tetap digelar di Tanah Air tepatnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Erick menyatakan kepastian ini setelah bertemu dengan Sekjen AFC, Datuk Windsor Paul John di Doha, Qatar pada beberapa waktu lalu. Keduanya juga turut membahas pertandingan Indonesia kontra Bahrain.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

“Ya kemarin sudah disampaikan oleh Sekjen AFC pertandingan melawan Bahrain itu tetap di Indonesia,” ujar Erick Jumat (20/12/2024) di Jakarta.

Sebelumnya Bahrain sempat meminta kepada FIFA agar pertandingan yang akan berlangsung 25 Maret 2025 untuk digelar di luar Indonesia. Federasi sepak bola Bahrain beralasan demi keselamatan para pemain Bahrain.

Selepas pertandingan lawan tuan rumah Bahrain yang berakhir imbang 2-2. Para netizen Indonesia yang terkenal aktif di media sosial memang melakukan sejumlah protes, selain wasit yang memimpin pertandingan Ahmed Al Kaf yang diserang netizen di media sosial, federasi hingga sejumlah pemain Bahrain juga mendapat serangan cyber.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

Inilah yang menjadi alasan federasi sepak bola Bahrain setelah tanggal 10 Oktober 2024 meminta federasi sepak bola internasional untuk memindahkan lokasi pertandingan Indonesia melawan Bahrain di luar Indonesia.

Mereka khawatir keselamatan para pemainnya. Namun fakta membuktikan, saat Indonesia menjamu Jepang (15/11/2024) dan Arab Saudi (19/11/2024) pendukung Timnas Indonesia yang datang ke SUGBK Senayan Jakarta menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ramah.

Tidak ada keributan, suporter Jepang dan Arab Saudi dengan tenang dapat nonton langsung di Stadion kebanggan Indonesia. (PSSI)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan