Rabu, September 16, 2026
spot_img

KDM Ungkap 3 Perusahaan yang Kerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia, Salah Satunya Diduga Milik Anggota DPRD Jabar

KARAWANG – Atas dasar keterbukaan informasi publik, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap penyebab kerusakan jalan Badami-Loji di Karawang Selatan yang menurutnya bukan hanya disebabkan oleh truk pengangkut produksi semen PT. Jui Shin Indonesia.

Melalui postingan video di akun instagram @dedimulyadi71 , KDM mengungkap 3 nama perusahaan asal Karawang yang bekerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia yang mengangkut material bahan tambang.

Pertama, Cipagamas yang diduga merupakan milik Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat, H. Jenal Arifin.

“Jumlah unitnya (truk) empat unit dan sudah berhenti operasi selama satu bulan,” kata KDM, dikutip Rabu (16/9/2026).

Berita Lainnya  DPO 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Ditangkap di Mimika - Papua

“Haji Jenal Arifin ini saya tidak tahu yang dimaksud Haji Jenal Arifin yang mana. Karena saya mengenal Haji Jenal Arifin di situ adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang memberitahukan kepada saya ada demonstrasi. Dan mengajak saya menemui para demonstran pada waktu hari jadi Kabupaten Karawang,” timpal KDM.

“Nah, ini saya tidak tahu Haji Jenal Aripin yang mana. Karena yang sangat aktif ngomongin jalan rusak diantaranya adalah Haji Jenal Arifin – Anggota DPRD Jawa Barat yang waktu demonstrasi hadir dan kenal dengan para demonstran,” kata KDM lagi.

Berita Lainnya  Rangkaian HUT ke-393 Tahun, Pemkab Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan

Kedua, perusahaan bernama Enggal Familly yang pemiliknya bernama Haji Enda yang begitupun sudah empat bulan sudah tidak beroperasi.

Berikutnya yang ketiga adalah pengusaha asal Karawang bernama Bapak Tino yang memiliki 10 unit truk pengangkut bahan tambang yang masih beroperasi.

“Nama perusahaanya JSM. Ini sebuah informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua sama-sama menjaga aset negara untuk digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Dan setiap orang tidak mengambil keuntungan sendiri-sendiri,” tutup KDM.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov Jabar telah mengambil tindakan tegas terkait aktivitas tambang penyuplai bahan baku bagi PT. Jui Shin Indonesia dengan menghentikan operasional PT. Mas Putih Belitung (MPB), di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah 'Mensrea'

Perusahaan tambang tersebut diketahui sebagai salah satu pemasok utama bahan tambang untuk operasional pabrik PT. Jui Shin Indonesia.

Penutupan yang dilakukan pada Selasa 15 September 2026 ini terjadi setelah pihak Pemprov Jabar memberikan peringatan sebanyak tiga kali sejak Mei 2025, namun kewajiban perusahaan seperti penataan lingkungan dan perbaikan kerusakan Jalan Badami–Tegalwaru–Loji tidak kunjung dipenuhi.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

KARAWANG - Atas pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), soal keterlibatan perusahaan Cipagamas yang bekerja sama dengan PT. Jui...

Ratusan Pelajar di Cileungsi – Bogor Jadi Korban Konten Pornografi AI

BOGOR - Ratusan pelajar di salah satu sekolah swasta setingkat SMA di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (AI)...

Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : “Kami Minta Sekolah Gratis”

WAMENA - Ribuan siswa-siswi yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) menggelar aksi nasional penolakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Wamena, Selasa...

19 Orang Diamankan KPK, Orang Kepercayaan Nusron Wahid Keruk Puluhan Miliar dari Berbagai Proyek

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan sejumlah oknum di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan...

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan