PERISTIWA video viral kericuhan dan aksi kejar-kejaran di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu malam, 9 Agustus 2026, aksi yang melibatkan sekelompok pemuda yang mengatasnamakan “Tim Pembasmi Boti Banten” dan seorang transpuan tersebut berujung pada laporan dugaan pengeroyokan ke pihak kepolisian.
Diketahui, sekelompok pemuda mendatangi kawasan Alun-alun Rangkasbitung untuk melakukan penertiban terhadap dugaan aktivitas kelompok LGBT.
Terjadi ketegangan, aksi kejar-kejaran, hingga perkelahian ketika seorang transpuan tampak melakukan perlawanan di tengah kerumunan massa.
Korban berinisial S (32) secara resmi melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut ke Polsek Rangkasbitung.
Kepada wartawan, S mengaku tidak terima videonya Viral di media sosial. Terlebih dia mengalami sejumlah luka memar di bagian kaki dan mata.
Bahkan S menantang duel para pelaku satu persatu jika berani. Bukan melakukan pembulian secara keroyokan.***










