Senin, September 7, 2026
spot_img

Diduga Dibuang Orangtuanya, Warga Tambun Selatan Geger Penemuan Bayi Perempuan di Semak-semak

BEKASI – Penemuan seorang bayi perempuan yang diduga dibuang orangtuanya di semak-semak wilayah Desa Lambangjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, masih menjadi misteri.

Bayi yang diperkirakan baru berusia tiga hari itu ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Ia terbungkus kain bekas, tergeletak di lahan kosong, dan nyaris tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Bayi perempuan itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung bernama Kandar saat mencari barang bekas di lahan kosong dekat area Perumahan Grand Wisata, Selasa (14/7/2026).

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuriyanti mengatakan, saat ditemukan, bayi tidak menangis sehingga warga di sekitar lokasi tidak menyadari keberadaannya.

“Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh pemulung. Saat ditemukan bayi dalam kondisi diam, enggak nangis. Warga di lokasi juga tidak ada yang mendengar bayi nangis,” ujar Wuriyanti, dilansir dari Kompas, Rabu (15/7/2026).

Berita Lainnya  Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

Wuriyanti mengatakan, Wardan sempat mengira bayi tersebut telah meninggal dunia. “Pemulung itu juga saat menemukan bayi kondisinya diam saja, tidak menangis. Bahkan sempat dikira sudah meninggal,” kata Wuriyanti.

Menurut dia, tangisan bayi baru terdengar setelah dibawa ke bidan desa untuk dibersihkan dan dimandikan. Saat dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi, suara tangisnya bahkan sudah terdengar serak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan bidan dan dokter di RSUD Kabupaten Bekasi, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar tiga hari. Perkiraan itu diketahui dari kondisi tali pusat yang masih menempel meski sudah mulai mengering.

Saat ditemukan, bayi tersebut tidak mengenakan pakaian dan hanya dibungkus kain bekas berwarna putih.

“Kondisi badannya hangat, agak demam, kurang cairan, dan agak kuning,” ujar Wuriyanti.

Meski demikian, hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi bayi secara umum dalam keadaan baik.

Berita Lainnya  1 Orang Tewas, Polisi Tetapkan Pengemudi Outlander Mabuk sebagai Tersangka

“Kondisi bayinya sehat, beratnya 3,1 kilo dan panjangnya 49 senti. Artinya bayi dalam kondisi normal dengan gizi dan tumbuh kembang yang baik,” kata dia.

Setelah ditemukan, warga membawa bayi tersebut ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan awal.

Selanjutnya, Polsek Tambun Selatan mengevakuasi bayi ke RSUD Kabupaten Bekasi agar memperoleh perawatan lebih lanjut.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten soal bayi tersebut. “Karena itu kan termasuk bayi terlantar,” ujar Wuriyanti.

Di balik penyelamatan bayi tersebut, polisi masih menghadapi kesulitan untuk mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi itu.

Hingga kini, penyelidikan belum menemukan petunjuk yang mengarah kepada identitas orangtua maupun pelaku.

“Itu (orangtua atau pelaku yang membuang bayi) kami belum dapat,” kata Wuriyanti.

Menurut Wuriyanti, proses penyelidikan terkendala karena lokasi penemuan bayi berada di area yang sepi.

Berita Lainnya  Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan Bupati Citra

“Jalurnya juga bukan untuk lalu lintas umum dan tidak ada CCTV di sekitar lokasi karena berada di kebun kosong,” ujarnya.

Polisi telah memeriksa empat orang saksi, termasuk pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun, tidak seorang pun mengaku mendengar tangisan bayi sebelum ditemukan.

“Saksi-saksi sudah ada empat orang yang diperiksa. Mereka rata-rata tidak mendengar bayi menangis,” kata Wuriyanti.

Meski diduga dibuang di semak-semak, polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

Petugas hanya mendapati kemerahan di bagian hidung yang diduga disebabkan gigitan semut atau serangga saat bayi berada di lokasi penemuan. “Kalau luka tidak ada,” ujar Wuriyanti.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

TANGGERANG - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang petugas kebersihan (cleaning service) wanita yang diduga mengalami kesurupan dan bertingkah histeris di Terminal...

Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

PURWAKARTA - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan di sebuah minimarket di Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah diamankan anggota polisi lalu lintas. Pelaku disebut...

Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan kesepakatan untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak/Amarah Brawijaya guna menghentikan atau mengevaluasi...

Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

BANJAR - Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi di jalanan dari Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar pada Minggu petang, 6 September 2026, melibatkan mobil Honda CR-V hitam...

Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

KARO - Febiola Br Purba, siswi berprestasi korban dugaan keracuban program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami gangguan ingatan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan