Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG – Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak bola profesional tanpa campur tangan atau bantuan pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan Dedi Mulyadi, sebelum melepas kegiatan konvoi Maung Bandung yang disambut ribuan warga, ketika keluar dari kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (24/5/2026).

“Paling utama, Persib merupakan klub profesional tanpa harus dapat campur tangan pemerintah. Saya tegaskan Persib klub profesional, tanpa campur tangan pemerintah, dan jadi juara itu profesional sejati,” tutur Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Dugaan Penculikan oleh Oknum Aparat, Kuasa Hukum Karang Taruna Minta Perlindungan LPSK dan Komnas HAM

Dedi Mulyadi mengaku senang Persib bisa juara tiga kali berturut-turut. Ia berharap Persib bisa juara lagi di musim depan.

“Hari ini luapan kegembiraan bobotoh merayakan prestasi luar biasa karena tiga kali jadi juara adalah sesuatu luar biasa. Tapi kalau empat kali jadi juara berarti di atas luar biasa spesial,” katanya.

“Dan seluruh perayaan ini harus menjadi perayaan kebahagiaan, penuh cinta dan membangun citra yang positif bahwa Bandung dan Jabar merupakan ruang terbuka bagi siapapun untuk berbahagia di sini,” timpalnya.

Berita Lainnya  Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

Atas prestasi Maung Bandung, Dedi Mulyadi menjanjikan akan mengguyur uang bonus Rp1 miliar dari kantong pribadinya.

“Saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib. Nanti diserahkan 3 Juni di DPRD, diserahkan ke Pak Umuh dan tim. Semoga bisa beli sate dan tidak boleh dipakai kawin lagi,” kata Dedi Mulyadi seraya dibarengi pernyataan kelakarnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

BEKASI - Puluhan ulama dan ratusan warga berunjuk rasa di depan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis 9 Juli 2026. Mereka menolak...

KPK Pelototi Rp355 Miliar Pokir DPRD Karawang: ‘Jangan Sampai Ada Kesepakatan Politik dalam Pemerintahan’

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memperkuat tata kelola perencanaan, penganggaran, dan pengelolaan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan