Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA – Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Andre JR Simamora, mengatakan para penadah mendapat handphone itu dengan cara membeli melalui media sosial dari marketplace ataupun COD. Para penadah terkadang menghubungi korban dan mengaku sebagai pihak perusahaan jika kesulitan membuka ponsel.

“Apabila bisa dibuka, handphone-nya nanti akan dijual secara utuh. Nah, apabila tidak bisa dibuka password-nya atau iCloud-nya, mereka biasanya mereka mengontak korban dengan berpura-pura mereka seolah-olah dari pihak Apple ataupun dari pihak yang terkait dengan handphone tersebut, mungkin kalau Android dari Samsung dan lain sebagainya,” kata Andre di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2026).

Berita Lainnya  Anggota Dewan Laporkan Mantan Anggota Dewan, Dugaan Penggelapan Dana Investasi Rp 110 Juta

Upaya itu dilakukan agar korban menyerahkan alamat e-mail, username iCloud, serta password. Apabila sudah berhasil, kata dia, pelaku melakukan bypass atau menjebol iCloud agar bisa menjual kembali handphone tersebut.

“Kemudian untuk handphone-handphone yang sudah dikuasai oleh mereka ini, apabila mereka sudah kuasai itu, mereka bungkus menggunakan aluminum foil,” imbuhnya.

Andre menjelaskan para pelaku menggunakan aluminum foil ini untuk mengacak sinyal pelacak, sehingga handphone sulit dideteksi pemilik.

Berita Lainnya  Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

“Gunanya adalah untuk mengaburkan sinyal ataupun pelacakan yang mungkin akan dilakukan oleh korban untuk mencari kembali handphone tersebut,” jelasnya.

Adapun para penadah membelinya ponsel dari para pelaku pencurian dengan harga murah. Polisi telah mengamankan 225 ponsel curian dari tiga tersangka.

“Jadi seumpama mereka membeli handphone batangan ini ya nanti dari pelaku yang pencurian itu, mereka beli biasanya dengan range harga dari Rp 800 ribu sampai Rp 1,3 juta,” katanya.

“Nah nanti kemudian mereka biasanya akan, kalau menjual utuh biasanya margin lebih besar. Biasanya nanti tergantung dari handphone itu kondisinya seperti apa gitu. Jadi kalau misalkan nanti handphone-nya utuh biasanya mereka bisa margin untung hingga Rp 1 atau Rp 2 juta kurang lebih,” sambungnya.

Berita Lainnya  Bawa Replika Alat Hukuman Pancung, Massa Aksi BEM SI Kepung DPRD Jawa Barat

Adapun tiga penadah yang telah ditangkap adalah MR alias A, MAA alias A, dan J. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan