PURWAKARTA – Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, mendatangi rumah duka korban penganiayaan yang terjadi saat pesta pernikahan di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Kedatangan Kapolres bersama jajaran dari Polres Purwakarta dan Polsek setempat ini sekaligus untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum Dadang (58), serta memastikan proses penanganan kasus berjalan maksimal.
“Pada kesempatan sore ini, Minggu (5/4), kami dari Polres Purwakarta baru saja membantu proses pemakaman jenazah Bapak Dadang yang merupakan korban penganiayaan di wilayah Campaka. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Anom di rumah duka, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4/2026).
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan komitmen pihaknya dalam mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan korban.
Saat ini, kata dia, tim Satreskrim Polres Purwakarta masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Kami berkomitmen untuk melakukan penyidikan secara profesional guna mengungkap secara terang peristiwa yang terjadi. Saat ini anggota kami masih bekerja melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” katanya.
Terkait perkembangan kasus, Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai mendapatkan gambaran awal mengenai kronologi kejadian.
Namun, ia belum dapat membeberkan secara rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Sudah ada gambaran peristiwanya, namun untuk detailnya nanti akan kami sampaikan setelah seluruh fakta terkumpul,” ucapnya.
Kapolres juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap dan para pelaku bisa secepatnya diamankan.
Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi saat korban tengah menggelar pesta pernikahan anaknya di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026).
Insiden bermula dari permintaan uang oleh sekelompok pria yang berujung keributan hingga aksi kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.(*)
Sumber : TribunNews










