Senin, September 21, 2026
spot_img

Peringatan Hari Air Sedunia, Kemen LH Apresiasi Peran Aktif Fordas Cilamaya Berbunga

BOGOR –  Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2026, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan nasional yang dipusatkan di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bagi kehidupan.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, komunitas lingkungan, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang konservasi lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menyampaikan apresiasi kepada Fordas Cilamaya Berbunga atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai, khususnya di wilayah Sungai Cilamaya. Upaya yang telah dilakukan dinilai konsisten serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Berita Lainnya  'Motekar Preneur' Dimulai, Omzet UMKM Ditarget Tembus Rp 1 Miliar

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan komunitas, Kementerian Lingkungan Hidup juga menyerahkan bantuan berupa satu unit perahu karet lengkap dengan peralatan operasional pendukung. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Fordas Cilamaya Berbunga dalam melakukan patroli sungai, penanganan kondisi darurat, serta kegiatan edukasi dan konservasi di lapangan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

“Peran aktif komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga sangat penting dalam menjaga ekosistem air. Pemerintah akan terus mendorong dan mendukung inisiatif-inisiatif berbasis masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain penanaman pohon di daerah tangkapan air, edukasi lingkungan, serta dialog interaktif mengenai pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Di tempat terpisah, Ketua Presidium Fordas Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap gerakan pelestarian sungai yang dilakukan oleh komunitas.

Berita Lainnya  Warga dan LSM Laskar NKRI Kepung PT. Summit Adyawinsa Indonesia

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi kegiatan ini. Insya Allah komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga akan terus berperan strategis dalam menjaga lingkungan, khususnya kelestarian sungai untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas air sebagai sumber kehidupan, serta bersama-sama mengambil langkah konkret dalam upaya pelestarian lingkungan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan