BEKASI – Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua rekan kerjanya.
Kedua pelaku, yakni Saman (27) dan Aksa (23), akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya di Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (29/3). Mereka tak berkutik saat disergap Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Seperti diketahui, mayat AH ditemukan oleh pemilik kios ayam geprek. Pada Sabtu (28/3) pagi, pemilik kios yang baru pulang mudik dari Cilacap, Jawa Tengah, langsung mengecek kondisi kios.
Saat mengecek kios, perhatiannya langsung tertuju pada bau menyengat dari arah lemari pendingin yang terkunci. Sang pemilik lantas bergegas membuka freezer tersebut dan betapa kagetnya saat melihat jasad karyawannya terbujur kaku di dalam lemari penyejuk tersebut.
Korban ditemukan di dalam freezer dengan kondisi termutilasi. Bagian tangan dan kaki korban hilang.
Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait temuan mayat dalam lemari pendingin tersebut. Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap dua pelaku yang ternyata rekan kerja korban.
Seorang warga bernama Ali mengatakan AH, atau yang biasa disapa Pak Bedul, bukan sekadar pegawai kios karena ia juga dikenal ramah, ringan tangan dalam konotasi positif, serta mudah bergaul.
Tak mengherankan jika kepergiannya membuat gempar sekaligus menimbulkan rasa kehilangan bagi warga ataupun sesama pedagang.
“Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini,” ujar Ali, dilansir Antara, Senin (30/3).
Ali mengaku baru mengetahui peristiwa itu ketika suasana di sekitar kios ramai oleh kedatangan petugas kepolisian. Mereka tak mengira jika jasad Bedul dimasukkan ke freezer.
“Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantong mayat,” ungkap Ali.
Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil menemukan potongan tubuh korban yang termutilasi. Bagian tangan dan kaki ditemukan di Cariu, Kabupaten Bogor.
“(Tangan dan kaki korban) sudah ditemukan,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim saat dihubungi wartawan, Senin (30/3).
Abdul Rahim mengatakan anggota tubuh korban ditemukan di kawasan Cariu, Kabupaten Bogor. Dengan demikian, seluruh potongan tubuh korban telah ditemukan.
“(Ditemukan) di daerah Cariu, Bogor. Benar (potongan tubuh korban ditemukan semua),” ujarnya.
Tim Jatanras Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani kasus ini dan berhasil menangkap dua orang terduga pelaku berinisial S dan DS alias ANS. Kedua terduga pelaku ini juga bekerja di toko ayam goreng tersebut.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan adanya kejadian tersebut. Pria yang akrab disapa Rohim ini menyatakan bahwa timnya telah menangkap dua orang.
“Iya benar, alhamdulillah dua orang terduga pelaku sudah berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Metro,” ujar AKBP Rohim saat dimintai konfirmasi, Minggu (29/3).
Saman dan Aksa diketahui merupakan rekan kerja korban. Namun sejauh ini belum terungkap motif kedua pelaku membunuh AH.
Saat ini kedua pelaku ditahan di Polda Metro Jaya untuk pengembangan kasus.***
Sumber : Detik.com










