Rabu, Maret 4, 2026
spot_img

Bandar Ganja Gunakan Serbuk Kopi untuk Kelabui Polisi

KOTA BEKASI –  Polres Metro Bekasi Kota meringkus bandar ganja berinisial AS, di wilayah Sumber Arta, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan AS mengirimkan ganja itu menggunakan paket ekspedisi berisi serbuk kopi untuk mengelabui polisi.

“Dan juga di situ disampaikan bahwasanya barang itu dikasih serbuk kopi supaya tidak tercium aroma dan baunya,” ujar Kusumo di Bekasi, Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita 41 kilogram ganja dari tiga lokasi berbeda. Penangkapan pertama kali dilakukan di kawasan Sumber Arta.

Berita Lainnya  Polda Jabar dan KDM Jemput Warga yang Dipekerjakan di Tempat Hiburan NTT

“Pelaku hanya satu. Dia juga ada rumah kontrakan bersama keluarganya di Tambun, ini bersama orang tuanya,” kata Kusumo.

Semula, pihaknya menangkap AS dengan barang bukti ganja seberat 2 kilogram. Setelah itu, dilakukan pengembangan dan mendapati ganja seberat 30 kilogram di wilayah Bintara.

Terakhir, polisi melakukan pengembangan dan kembali menyita ganja seberat 9 kilogram dari kontrakan AS di wilayah Tambun. AS diduga mengedarkan ganja di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, dan Surabaya.

Berita Lainnya  Duka Bocah Sukabumi, Tewas Usai  Dipaksa Minum Air Panas oleh Ibu Tiri

“Kita melihat bahwasanya ini adalah kelompok jaringan Sumatra, dan peredarannya kemarin juga sudah sempat mengirim barang ke Surabaya, dan selama ini peredaran juga di Jakarta, Bekasi, dan juga di Depok,” ujar Kusumo.

Polisi masih melakukan pendalaman pada kasus tersebut untuk mengungkap jaringan AS. “Sementara ini dia sendiri. Masih kita kembangkan,” kata Kusumo.

Atas perbuatannya, AS terancam dijerat Pasal 114 ayat 2. Ia terancam hukuman lima sampai 20 tahun penjara.***

Berita Lainnya  Rumah Kontrakan di Bekasi Jadi Pusat Distribusi Tramadol

Sumber : metrotvnews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Produsen dan Pengedar Uang Palsu Asal Jawa Barat Ditangkap

KLATEN - Polres Klaten mengungkap, komplotan pembuat dan pengedar uang palsu asal Jawa Barat belajar membuat uang palsu dari media sosial. Mereka juga mencetak...

Dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

JAKARTA - Kisah kehidupan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti permainan roller coaster. Anak pedangdut legendaris A. Rafiq itu pernah juga di dunia hiburan, menjadi...

Dapat Kabar Siswi Dilecehkan Oknum Tenaga TU, Walkot Tri Langsung Sidak SMPN 52 Bekasi

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 52 Bekasi yang berlokasi di Kranji, Bekasi Barat, pada...

Peristiwa ‘Sahur Berdarah’, Diduga Dirampok : Ayah Tewas dan Ibu Kritis

KOTA BEKASI - Diduga menjadi korban perampokan, peristiwa 'sahur berdarah' terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026). Seorang...

Cekcok Asmara, Ismail Balas Cekikan Pacarnya hingga Tewas : ‘Dia Minta Saya Ceraikan Istri dan Menikahinya’

KARAWANG - Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan mayat wanita tanpa identitas yang jasadnya dibuang di Saluran Air di Jalan Sebrang PT. Toyota...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan