Sabtu, April 18, 2026
spot_img

Dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

JAKARTA – Kisah kehidupan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti permainan roller coaster. Anak pedangdut legendaris A. Rafiq itu pernah juga di dunia hiburan, menjadi kepala daerah, hingga kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Adapun riwayat pendidikan Fadia adalah SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat, SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, S1 Manajemen Universitas AKI Semarang, S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang, dan S3 UNTAG Semarang.

Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya menjadi pedangdut dan sempat melejit dengan sebuah singel yang berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). Wanita nama lengkap Laila Fathiah ini menikah dengan pedangdut Ashraff Abu yang hits dengan tembang Sarmila pada era 2000-an.

Berita Lainnya  KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

Ashraff Abu kini sebagai Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) X Jawa Tengah (Jateng). Setelah menjadi penyanyi dangdut, Fadia terjun ke dunia politik.

Diawali dengan Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono. Kemudian, Fadia dilantik sebagai Bupati Pekalongan di Grhadika Bhakti Praja, Minggu, 27 Juni 2021.

Pada periode pertama, Fadia didampingi Riswandi yang menjabat Wakil Bupati Pekalongan. Pelantikan saat itu dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Setelah itu, Fadia kembali terpilih dalam pilkada berikutnya. Fadia Arafiq dan Sukirman dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025-2030 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis 20 Februari 2025.

Berita Lainnya  Kebakaran SPBE di Cimuning - Bekasi, Korban Luka Bakar hingga 17 Orang

Saat itu, Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak termasuk Fadia.

Kini, Fadia berada di Gedung Merah Putih KPK. Pemilik nama asli Laila Fathiah ini tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.23 WIB, Selasa (3/3/2026).

Hal tersebut diketahui dari dua mobil hitam beriringan memasuki kawasan Gedung Merah Putih KPK yang membawa sejumlah pihak yang diamankan, termasuk Fadia.

Mereka termasuk Fadia masuk lewat bassement atau tidak melalui pintu depan yang biasa tempat diturunkannya pihak-pihak yang terjaring OTT selama ini. Sehingga, belum diketahui berapa jumlah orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, operasi senyap tersebut terjadi di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Berita Lainnya  Kasus Pengeroyokan, Anggota Dewan Bekasi Sudah Ditetapkan Tersangka, Tapi Belum Ditahan

Adanya OTT ini dikonfirmasi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Salah satu yang diamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).

Budi belum menjelaskan lebih lanjut terkait perkara yang melatarbelakangi OTT ini. Termasuk berapa orang yang diamankan.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.***

Sumber : SindoNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan