Minggu, Maret 1, 2026
spot_img

Repdem Sebut Wabup Purwakarta Kebanyakan Drama

KARAWANG – Dinamika hubungan antara Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin atau yang akrab disapa Bang Ijo, dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein) kembali menuai sorotan.

Ketua DPC Relawan Perjuanhan Demokrasi (Repdem) Kabupaten Purwakarta, Asep Yadi Rudiana, menilai polemik yang berkembang di ruang publik belakangan ini lebih banyak bernuansa pencitraan ketimbang substansi tata kelola pemerintahan.

“Kalau merasa tidak dilibatkan, itu diselesaikan di ruang internal pemerintahan. Bukan di media sosial. Jangan sedikit-sedikit jadi konten. Publik butuh kerja nyata, bukan drama politik,” kata Asep Bentar saat dimintai tanggapannya, Jumat (27/2/2026).

Berita Lainnya  Prabowo : Hukum Tidak Boleh Dipakai Alat 'Ngerjain' Lawan Politik

Menurutnya, dalam sistem pemerintahan daerah, posisi wakil kepala daerah bersifat membantu kepala daerah sesuai mandat dan penugasan.

Ia menegaskan, desain kelembagaan sudah jelas dan diatur dalam regulasi. Karena itu, kata dia, tidak tepat jika persoalan koordinasi dibuka dengan narasi yang berpotensi memancing spekulasi.

Asep bahkan menilai langkah-langkah komunikasi yang cenderung terbuka di media sosial bisa dibaca sebagai upaya membangun simpati publik.

“Kalau setiap dinamika internal dijadikan bahan konten, ini jadi preseden kurang baik. Pejabat publik itu bekerja berdasarkan sistem, bukan berdasarkan perasaan dilibatkan atau tidak dilibatkan,” tegasnya.

Berita Lainnya  Warga Jabar Puas Kepemimpinan KDM, Tapi Sektor Ekonomi Jadi Sorotan

Ia menyarankan Wabup untuk lebih fokus menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan memperkuat koordinasi internal ketimbang membangun opini di ruang digital.

“Sebagai wakil bupati, sebaiknya tahu diri dalam posisi kelembagaan. Berhenti cari sensasi demi viralitas. Fokus bekerja. Masyarakat Purwakarta butuh stabilitas dan hasil kerja konkret,” tambahnya.

Asep menekankan bahwa tantangan pemerintahan ke depan tidak ringan, mulai dari isu kesejahteraan, pelayanan publik, hingga efektivitas program daerah. Karena itu, menurut dia, energi pimpinan daerah seharusnya diarahkan pada konsolidasi dan eksekusi program, bukan pada polemik personal yang berulang.

Berita Lainnya  Usung Konsep 'Politik Jalan Kaki', PKB Jabar On The Way Pemilu 2029

“Kalau ada perbedaan pandangan, selesaikan secara dewasa. Jangan membangun persepsi seolah-olah ada ketegangan struktural. Itu justru bisa mengganggu kepercayaan publik,” pungkasnya.***

Sumber : rmoljabar.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pemekaran Jabar Molor 11 Tahun, PPDOB Surati Presiden dan Mendagri

BANDUNG - Forum Komunikasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PPDOB) Provinsi Jabar serentak bersama kota-kabupaten Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) mengajukan surat...

Piramida Korupsi Pajak-Bea Cukai, Purbaya dan Sri Mulyani Siap-siap Diperiksa KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mau hanya berhenti di level kroco dalam membongkar gurita korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)...

Parpol Mau Ikut-ikutan Punya Dapur SPPG

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago sepakat partai politik tak ikut mengelola program makan bergizi...

Akhir dari Pelarian Bandar Narkoba Ko Erwin, Ditembak di Kaki karena Melawan Saat Ditangkap

JAKARTA - Pelarian Erwin Iskandar alias Ko Erwin, bandar sabu di Nusa Tenggara Barat berakhir sudah. Ko Erwin akhirnya ditangkap di Tanjung Balai, Sumatera...

Seskab Teddy : MBG di Anggaran Pendidikan Disetujui Banggar DPR, Ketuanya PDIP

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab soal polemik dana Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan nasional yang belakangan disorot PDIP. Teddy...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan