Minggu, Agustus 2, 2026
spot_img

Manggis Subang Tembus Pasar Internasional dengan Nilai Transaksi Rp 6,6 Miliar

SUBANG – Komoditas manggis asal Subang kembali menembus pasar internasional. Di tengah persaingan global yang kian ketat, buah berkulit ungu dari tanah Jawa Barat itu sukses melenggang ke China, menjadi bukti bahwa produk pertanian dalam negeri masih memiliki daya saing kuat di pasar dunia.

Keberhasilan tersebut ditorehkan Koperasi Produsen Upland Subang Farm. Pada ekspor kedelapan yang dilakukan Kamis (26/2/2026), koperasi itu melepas 3 ton manggis dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,6 miliar. Angka yang bukan sekadar statistik, tetapi simbol kebangkitan koperasi sebagai pemain ekspor.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut Subang sebagai daerah dengan potensi luar biasa di sektor komoditas pertanian.

“Ini membuktikan bahwa Kabupaten Subang sebagai Kabupaten yang super karena sudah bisa ekspor berbagai komoditi. Insyaallah kita siap membantu supaya bisa memenuhi ekspor nanas seperti yang diminta negara di Timur Tengah,” ujar Ferry.

Berita Lainnya  Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak akan berhenti pada pujian semata. Kementerian Koperasi akan mendorong penguatan dari sisi kebijakan hingga akses pembiayaan. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah mendorong Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk memberikan dukungan modal kepada koperasi tersebut.

Dengan dukungan pembiayaan, diharapkan Koperasi Upland Subang Farm mampu meningkatkan kualitas, kuantitas produksi, hingga melakukan diversifikasi usaha sesuai rencana bisnisnya.

“Saya yakin koperasi Upland ini bisa beli dengan harga yang lebih baik ke petani dan bisa memperbaiki manajemen kemudian bisa ekspor ke mana-mana,” katanya.

Ia bahkan membuka peluang dukungan pembiayaan hingga Rp20 miliar, dengan catatan koperasi tersebut melalui proses inkubasi dan pendampingan berkelanjutan.

“Nanti ketika koperasi ini bisa dikembangkan kami akan mendorong pembiayaannya hingga Rp20 miliar tetapi tentunya harus melalui proses inkubasi dan pendampingan yang berkelanjutan,” katanya menambahkan.

Berita Lainnya  KADIN Karawang 'Gaspol' Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Keberhasilan ekspor manggis ini dinilai selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa dan ujung tombak produk lokal menembus pasar global.

Ferry juga menyinggung pembangunan ekosistem koperasi desa, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang segera beroperasi. Ia berharap Koperasi Upland Subang Farm dapat terhubung dengan jaringan koperasi desa di seluruh Indonesia, sehingga produk tidak hanya bergantung pada pasar ekspor.

“Jadi jangan hanya diekspor saja tapi bisa dijual melalui Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Produk lokal yang ada di Subang atau sekitarnya juga bisa dijual melalui Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Ferry.

Di sisi lain, Manager Koperasi Upland Subang Farm, Dadang Firmansyah, mengungkapkan peluang pasar manggis dan nanas sebenarnya masih terbuka lebar. Permintaan datang dari berbagai negara. Namun, keterbatasan modal menjadi kendala utama untuk memenuhi permintaan dalam jumlah besar.

Berita Lainnya  GOKAR Karawang Hadirkan Promo 'MerdekaMurah' Diskon 50%

“Buyer dari berbagai negara datang, tapi kemampuan modal kami tidak bisa mengimbangi permintaan pasar. Karena itu kami berharap kerjasama dengan LPDB agar permodalan kami semakin kuat,” ujarnya.

Ekspor manggis ke China bukan hanya soal transaksi miliaran rupiah. Ia menjadi penanda bahwa koperasi, ketika dikelola profesional dan didukung pembiayaan yang tepat, mampu berdiri sejajar di pasar global-membawa nama daerah, sekaligus membuka jalan lebih lebar bagi produk pertanian Indonesia menembus dunia.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan lima oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) terhadap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan