Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Dualisme KADIN Kota Bekasi Temui Titik Temu

KOTA BEKASI – Dualisme kepemimpinan di tubuh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir akhirnya menemui titik temu.

Dua kubu yang sebelumnya saling mengklaim legitimasi—kubu HM Gunawan (periode 2021–2026) dan kubu Qadar Ruslan Siregar—sepakat mengakhiri konflik dan menggelar musyawarah kota (Mukota) bersama pada April 2026.

Kesepakatan itu dicapai setelah rapat gabungan yang dihadiri kedua belah pihak serta pengurus KADIN Jawa Barat. Forum tersebut menjadi respons atas arahan tingkat provinsi agar dualisme di Kota Bekasi segera disudahi.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Qadar Ruslan Siregar mengatakan rekonsiliasi dilakukan atas dasar kepentingan organisasi yang lebih besar.

“Kami diminta bersatu dan melaksanakan Mukota bersama KADIN Kota Bekasi. Tadi sudah rapat gabungan antara pengurus Pak Gunawan dan pengurus kami,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Menurut Ruslan, Mukota bersama direncanakan berlangsung pada akhir April. Kepanitiaan akan dibentuk secara kolektif, melibatkan unsur dari kedua kubu.

“Kedua belah pihak sepakat KADIN itu satu dan harus direkonsiliasi menuju organisasi yang lebih baik,” katanya.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Gelontorkan Rp 31,5 Miliar untuk Percantik Stadion Singaperbangsa

Pernyataan senada disampaikan HM Gunawan. Ia menyebut penyelenggaraan Mukota akan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pembentukan steering committee (SC) dan organizing committee (OC).

“Pada akhirnya akan terbentuk KADIN yang utuh, satu, dan tidak terpecah-pecah,” ujar Gunawan.

Dualisme kepengurusan sebelumnya memunculkan kebingungan di kalangan pelaku usaha di Kota Bekasi, terutama terkait representasi resmi organisasi dalam berbagai forum kemitraan dengan pemerintah daerah dan dunia usaha.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, kedua pihak berharap legitimasi kepengurusan ke depan diperoleh melalui mekanisme organisasi yang disepakati bersama.

Berita Lainnya  Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

Mukota April mendatang akan menjadi momentum krusial untuk menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus menguji konsistensi rekonsiliasi yang telah disepakati.***

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan