Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Sekda Bekasi Tinjau Banjir di Huripjaya – Babelan

BEKASI – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin meninjau banjir di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan (13/01/2026) untuk memastikan penanganan cepat dan penyaluran logistik ke 970 kepala keluarga terdampak.

Tim mendata banjir terjadi akibat hujan lebat dan aliran Sungai Kelici tersumbat sehingga air menggenangi permukiman.

Petugas mencatat Kampung Cabang Empat RT 01 dan RT 02 terendam 40–50 sentimeter dan berdampak pada 380 kepala keluarga.

Wilayah Kampung Pondok Dua RT 08 tergenang 50–60 sentimeter dan mengenai 120 kepala keluarga.

Genangan di Kampung Gedong Jaya RT 09 setinggi 30–40 sentimeter memengaruhi 70 kepala keluarga.

Berita Lainnya  Jembatan Gantung Penghubung Serang Baru - Setu Diresmikan

Kondisi terberat terjadi di Kampung Setia Mekar RT 03 dan RT 04 dengan air 80–100 sentimeter dan berdampak pada 400 kepala keluarga.

Endin menjelaskan air lama surut karena sungai tersumbat dan permukiman berbatasan langsung dengan rawa.

“Hari ini kami turun memastikan kondisi lapangan, hujan kemarin memicu banjir karena aliran Sungai Kelici tersumbat,” ujar Endin.

Pemerintah desa dan kecamatan diminta mengajukan usulan normalisasi ke Dinas Bina Marga agar penanganan fisik segera berjalan.

Berita Lainnya  1.756 Personel Amankan Arus Mudik di Karawang

Endin menyebut pemerintah menjajaki kerja sama dengan Pertamina di sekitar lokasi untuk membantu pendanaan normalisasi.

Logistik telah dipusatkan di Desa Huripjaya lalu disalurkan ke warga agar kebutuhan dasar segera terpenuhi.

“Logistik sudah didistribusikan, kami berharap lurah dan camat menyalurkan merata ke warga,” kata Endin.

Petugas menemukan kasus stunting di lokasi banjir sehingga Dinas Sosial, puskesmas, dan relawan mengawal penanganan agar tepat sasaran.

Kepala Desa Huripjaya M. Yakub menyatakan sebagian warga mengungsi karena air tinggi, sementara lainnya bertahan di rumah.

Berita Lainnya  Pendemo Tuntut Pemerintah Keluar dari BoP

Pelayanan kesehatan sudah berjalan dengan tim puskesmas turun memberi pengobatan ke warga terdampak.

Bantuan sementara berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Sosial, dan desa berharap dukungan terus bertambah.

Pemerintah desa menyiapkan alat berat untuk membersihkan sumbatan dan menormalisasi saluran air.

Yakub mengapresiasi kehadiran jajaran pemerintah daerah dan berharap penanganan cepat meringankan beban warga. (Diskominfo Kab. Bekasi/bhf)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan