Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Atasi Problem Struktural, KBC Dorong Perda ‘Satu Desa Satu Pabrik’

KARAWANG bukan daerah miskin potensi. Karawang justru terlalu kaya sebagai tempat untuk terus bergantung. Kawasan industri membentang, ribuan pabrik berdiri, serta triliunan rupiah nilai produksi bergerak setiap hari.

Namun paradoksnya jelas kemiskinan desa, pengangguran lokal, serta ketimpangan pembangunan tetap menjadi cerita lama.

Di sinilah problem struktural Karawang berada, kekayaan ekonomi tidak otomatis menjadi kesejahteraan sosial.

Persoalan utamanya bukan semata-mata kurangnya sumber daya. Melainkan ketiadaan desain kemandirian daerah yang berani keluar dari pola lama ketergantungan terhadap pajak, akhirnya rakyat dipaksa bayar pajak mahal.

Karawang memiliki potensi ekonomi luar biasa dengan lebih dari ribuan pabrik. Namun kekuatan industri tersebut belum berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat desa dan penurunan angka pengangguran.

Berita Lainnya  Rafiudin Firdaus Didorong Nahkodai KADIN Karawang

Hal ini terjadi karena sistem fiskal nasional menarik pajak industri ke pusat, sementara daerah hanya menjadi lokasi produksi, tanpa manfaat sosial-ekonomi yang optimal.

Solusi strategis yang ditawarkan adalah pola “orang tua asuh satu desa satu pabrik”, yaitu skema kemitraan struktural antara industri dan desa yang diatur secara mengikat melalui Peraturan Daerah (Perda).

Setiap desa di Karawang dipasangkan dengan minimal satu pabrik sebagai mitra tetap, bukan dalam bentuk CSR sukarela, tetapi kerja sama berkelanjutan berbasis kewajiban sosial dan ekonomi. Kemitraan ini dijalankan melalui BUMDes.

Berita Lainnya  Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

Pengelolaan sampah bernilai ekonomis, beasiswa dan penguatan pendidikan vokasi serta dukungan infrastruktur dasar, prioritas ketenagakerjaan bagi warga lokal, serta penguatan ekonomi desa secara mandiri, maka skema ini juga menjawab masalah ketimpangan wilayah.

Yaitu dimana desa-desa jauh dari kawasan industri tetap mendapatkan akses manfaat industri melalui penugasan resmi Pemda.

Ambil contoh konkret Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, wilayah yang jauh dari kawasan industri, tetapi dalam skema ini desa tersebut bisa bermitra dengan satu industri besar misalnya Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Dengan regulasi yang kuat, desa tidak lagi bergantung penuh pada Dana Desa (DD), pengangguran dapat ditekan secara sistemik, dan industri memperoleh stabilitas sosial.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

Dan pada akhirnya kemakmuran, kemandirian Karawang bukan soal kekurangan sumber daya, melainkan keberanian politik Pemda dalam hal ini Bupati untuk mengatur kemitraan industri desa secara tegas dan berkeadilan.

Model satu desa satu pabrik adalah jalan realistis menuju desa makmur, pengangguran rendah, dan ekonomi daerah yang berdaulat.

Penulis

Ricky Mulyana
Direktur Eksekutif Karawang Budgeting Control (KBC)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan