Kamis, Oktober 15, 2026
Google search engine

4 Kebijakan Dedi Mulyadi yang Ditentang Wali Kota Bandung

BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memiliki beberapa kebijakan yang bersebrangan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Adapun, dalam peraturan, pemimpin daerah baik di tingkat provinsi atau kabupaten/kota memiliki hak otonomi sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Hak tersebut menjadikan pemerintahan provinsi maupun masing-masing pemerintah kabupaten/kota bisa membuat kebijakan yang selaras maupun berbeda satu sama lainnya, tergantung kebutuhan daerah masing-masing.

Untuk itu, berikut ini ada 4 kebijakan Wali Kota Bandung yang berbeda dengan Dedi Mulyadi, dilansir dari TribunJabar.id.

1. Larangan Rapat ASN di Hotel

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, melarang rapat ASN dan OPD di hotel berbintang untuk menghemat anggaran dan mendukung keadilan fiskal, terutama bagi daerah miskin. Dia menyoroti ketidakefisienan seperti penggunaan kamar dan konsumsi yang tidak sesuai laporan SPJ.

Berita Lainnya  Ombudsman RI : Asal Bayar Rp250 Juta, Warga Binaan Bisa Gunakan HP di Rutan

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Farhan, memperbolehkan rapat di hotel bintang 2–3 dan melati. Hal ini dilakukan untuk membantu sektor perhotelan dan mencegah PHK, dengan sistem insentif bagi manajemen hotel.

“Kalau kata Pak Menteri boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup, PHK, terus mau bagaimana,” ujar Farhan.

2. Polemik Teras Cihampelas

Selanjutnya, Dedi meminta Farhan untuk membongkar Teras Cihampelas karena dianggap menyempitkan jalan dan menimbulkan bau kurang sedap. Namun, Farhan menjelaskan bahwa rencana tersebut sudah melalui kajian hukum dan appraisal senilai Rp 80 miliar.

“Kajian hukumnya berat, satu kita sudah appraisal, itu (nilai) sebenarnya Rp 80 miliar,” kata Farhan, dilansir dari Kompas.com.

Berita Lainnya  Selama Ada Prabowo, Dedi Mulyadi Tidak Mungkin Maju di Pilpres 2029

Selain itu, karena nilai proyek yang mencapai Rp 5 miliar serta fungsi aset tersebut masih signifikan serta proses pembongkaran memakan waktu minimal enam bulan, hal tersebut akan mendatangkan risiko hukum lebih tinggi. Maka dari itu, dia memutuskan untuk menunda pembongkaran meski masukan tersebut langsung disampaikan oleh gubernur.

3. Kebijakan Penggunaan HP di Sekolah

Dedi Mulyadi melarang siswa SD hingga SMP membawa motor dan HP ke sekolah berdasarkan PP Perlindungan Anak dan UU Lalu Lintas. Farhan menanggapi dengan tidak melarang, tetapi menetapkan aturan ketat, yaitu HP harus dikumpulkan saat pelajaran agar tidak mengganggu proses belajar.

“Bukan dilarang ya (bawa ponsel), tapi diatur sedemikian rupa sehingga tidak sampai mengganggu proses belajar mengajar,” ujar Farhan.

Berita Lainnya  Setelah Ikut Meresmikan, Kini KDM Hentikan Sementara Pembangunan Proyek AI Data Center

4. Jam Masuk Sekolah

Dedi mengeluarkan surat edaran untuk menaikkan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.30 WIB di semua jenjang. Wali Kota Bandung Farhan, kemudian menyesuaikan dengan kondisi Bandung, yaitu SD mulai pukul 07.30, SMP pukul 07.00, dan SMA mengikuti kebijakan provinsi 06.30 WIB.

“Jadi kita pecah, ini bagian dari upaya agar traffic-nya enggak numpuk, jadi kita pecah supaya Bandung enggak terlalu macet saat pagi-pagi,” ujar Farhan.

“Nanti setelah siswa SMA berangkat dan sampai sekolah, setengah jam dan satu jam kemudian baru siswa SD dan SMP masuk,” tambahnya. (*)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Selebgram Berlliana Lovell Alami Pelecahan Saat Sedang Live TikTok

Selebgram Berlliana Lovell baru-baru ini mengalami pelecahan verbal saat sedang melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok. Insiden tidak menyenangkan ini terjadi setelah ia secara...

Korupsi Dana Siap Pakai Kebencanaan BNPB, KPK Tetapkan dan Tahan 5 Tersangka

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dan menahan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap...

Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

KARAWANG - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, mengalami kebakaran hebat pada Rabu...

Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

BANDUNG - Persib Bandung berhasil menaklukan TC Viettel dalam laga lanjutan matchday 2 ACL Two 2026/27 pada Rabu (14/10/2026). Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan...

Jika Divonis Bebas, Febrie Adriansyah Siap Kembali Bertugas Berantas Korupsi Besar

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyatakan siap kembali bertugas di Kejaksaan Agung jika dirinya dinyatakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan