Senin, April 13, 2026
spot_img

Teman Bupati Aep – Bos Toko Emas Ganti Cincin Syifa yang Hilang

KARAWANG – Meski kini statusnya sebagai yatim piatu dan harus menjadi tulang punggung keluarga pasca peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan kedua orangtuanya dan salah satu adiknya yang masih balita, korban selamat Syifa (19) terus menunjukan kesabaran dan ketabahan dalam meneruskan hidupnya.

Kasus kecelakaan maut truk kontainer trailer yang menimpa mobil sedan di Underpass Bendasadi di Jalan Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang – Jawa Barat, pada Minggu (15/2/2026) ini memang banyak menyita perhatian publik.

Banyak pihak yang merasa iba dengan nasib Syifa ke depannya, setelah ditinggalkan kedua orangtuanya dan harus mengurus kedua adiknya yang masih duduk di bangku SD dan TK. Namun untungnya, peristiwa memilukan ini menjadi perhatian khusus Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Yaitu dimana Bupati Aep berjanji akan memberikan pekerjaan bagi Syifa pasca lebaran nanti. Dan adik Syifa yang masih SD yang bercita-cita menjadi hafidz Al-qur’an juga sudah ditawari Bupati Aep untuk masuk pondok pesantren.

Berita Lainnya  3 Pelaku Curanmor di Kota Bekasi Ditangkap, Beraksi di 4 TKP
Koh Hery saat bertemu dengan Syifa di kantor Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Kamis (19/2/2026).

Bos Toko Emas Ganti Cincin Syifa yang Hilang di TKP Kecelakaan

Atas peristiwa kecelakaan maut ini, Syifa juga sempat bercerita kepada wartawan, bahwa ia kehilangan cincin yang dipakainya. Ia berharap siapapun yang menemukan cincin tersebut bisa segera mengembalikan kepadanya.

Namun lagi-lagi, berkat kesabaran dan ketabahan Syifa dalam menghadapi ujian Tuhan Yang Maha Esa – Allah SWT ini, orang-orang baik terus bermunculan dalam memberikan empatinya kepada Syifa.

Kamis (19/2/2026), Bos Toko Emas 88 Karawang, Koh Hery bertemu langsung dengan Syifa di kantor Bupati Karawang. Pertemuannya dengan Syifa bermaksud untuk sedikit meringankan beban Syifa, khususnya mengganti cincin Syifa yang hilang.

Berita Lainnya  Kiyai Uyan : Kang Emay Adalah Gus Dur-nya Karawang

Koh Hery yang masih merupakan teman Bupati Aep tersebut mengaku terenyuh atas peristiwa yang menimpa Syifa. Baginya, peristiwa yang menimpa Syifa dan keluarganya bukan sekedar informasi berita di media massa yang banyak menyita perhatian publik.

Lebih dari itu, perasaan yang dirasakan Syifa saat ini adalah perasaan yang sama dengan Koh Hery yang juga mengaku pernah ditinggalkan ibu tercinta pada tahun 2021.

Perasaan rindu terhadap orang yang dicintai tetapi meninggalkan dunia lebih dahulu (meninggal, red), sesekali perasaan itu kerap datang kembali. Oleh karenanya, Koh Hery mengaku jika sampai saat ini ia masih menyimpan perhiasan milik almarhumah ibunya. Bahkan voice note sang ibu pun tak pernah ia hapus di HP-nya.

Mulai dari sana-lah rasa empati Koh Hery kepada Syifa dimulai. Terlebih ketika membaca berita-berita Syifa di media sosial tentang cincin yang hilang.

Berita Lainnya  Kang Ais : Korupsi Berjamaah Anggota DPRD Karawang Bisa Terulang

Saat itu-lah Koh Hery mengaku langsung menghubungi seluruh kepala toko emas di lima cabang miliknya. Dengan harapan bisa menemukan cincin dengan model yang sama untuk diberikan kepada Syifa.

Beruntung dan memang sudah menjadi rezekinya Syifa, akhirnya Koh Hery menemukan satu stok cincin yang sama dengan cincin Syifa yang hilang.

Disaksikan Bupati Aep, akhirnya cincin tersebut diberikan Koh Hery kepada Syifa. Terima kasih orang-orang baik yang sudah menunjukan rasa empatinya kepada Syifa.***

Catatan Redaksi : Opiniplus.com – media kami mendukung setiap langkah kebaikan orang-orang di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM Minta Samsat Tiru Perbankan, Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit

BANDUNG - Layanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat seluruh Jawa Barat, harus bisa seperti di Perbankan yang efektif dan efisien. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar,...

KPK Sebut Uang Ratusan Juta Disita dari Kamar Pribadi Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan lokasi penemuan uang ratusan juta yang disita terkait penggeledahan rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Disebutkan, barang...

Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

BANDUNG - Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada. Usai membeli...

Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

ISU penyimpangan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Karawang kembali ramai, pasca statement salah satu anggota dewan yang mengusulkan parkir gratis di RSUD Karawang. Perdebatan...

Awal Mula Pertemuan Sarjan dengan Ade Kunang hingga Berujung Kasus Suap Proyek

BANDUNG – Nama Yayat Sudrajat alias “Lippo” muncul dalam surat dakwaan kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini disidangkan di...

Hukum

Kejari Bekasi Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti rampasan negara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan