Senin, Mei 18, 2026
spot_img

Bupati Purwakarta Lobi Mensos Minta Sekolah Rakyat Segera Berdiri

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dapat mewujudkan pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Purwakarta.

Sekolah berasrama gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mereka yang putus sekolah, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan.

Harapan itu disampaikan Binzein secara langsung kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional di kompleks Setda Kabupaten Purwakarta, Sabtu (14/3/2026) malam.

Berita Lainnya  Hardiknas, Bupati Aep Sampaikan Sejumlah Program yang Dukung Pembangunan Pendidikan

“Kami berharap kepada Pak Mensos agar harapan masyarakat Purwakarta untuk memiliki Sekolah Rakyat dapat segera terwujud. Enam bulan lalu kami sudah mengajukan proposalnya dan mudah-mudahan segera mendapat persetujuan,” ujar Binzein kepada wartawan di lingkungan Pemkab Purwakarta, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Binzein, kunjungan Mensos tersebut menjadi energi sekaligus motivasi baru bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kunjungan ini menjadi energi baru dan semangat baru bagi Pemkab Purwakarta,” katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Mensos Gus Ipul menyatakan siap memberikan dukungan penuh agar program Sekolah Rakyat dapat segera hadir di Purwalarta.

Berita Lainnya  Pesan Hardiknas, DPRD Karawang Minta Sekolah Jangan Abaikan Pendidikan Karakter dan Moral

“Saya tentu akan memberikan dukungan penuh kepada Pak Bupati agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat bisa segera hadir di sini,” kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan keberadaan Sekolah Rakyat di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Bahkan, untuk tingkat provinsi, jumlahnya bisa mencapai satu hingga empat sekolah, menyesuaikan dengan jumlah penduduk.

Menurut Gus Ipul, saat ini pemerintah tengah mempercepat proses pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat yang masih memiliki sejumlah kabupaten dan kota tanpa fasilitas tersebut.

Berita Lainnya  Zarisnov Arafat Resmi Pimpin Prodi Hukum UBP Karawang

“Kami mendorong pemerintah daerah segera mengajukan lahan agar bisa diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian PUPR. Setelah itu, mudah-mudahan dapat segera dibangun gedung permanen Sekolah Rakyat” ucapnya.

Jika terealisasi, kehadiran Sekolah Rakyat di Purwakarta diharapkan menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. (*)

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan