Senin, Mei 18, 2026
spot_img

72 Siswa di Jaktim Keracunan, BGN Ambil Sampel Menu MBG

JAKARTA – Puluhan siswa di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim), keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil sampel makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) usai peristiwa keracunan.

“Kan hasil labnya belum keluar. Setiap ada kejadian pasti kita periksa di lab spesimen menunya,” kata Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, saat dihubungi, Selasa (7/4/2026).

Nanik juga sudah menjenguk para siswa di rumah sakit (RS). Dia mengatakan kondisi mereka sudah membaik.

“Sudah mulai membaik bahkan sudah pada keluar RS hari ini,” ujarnya.

Berita Lainnya  Jasad 2 Korban Longsor Curug Cileat-Subang Akhirnya Ditemukan

Dia menuturkan ada sebagian siswa yang sudah dipulangkan dari rumah sakit. Dia berharap sisanya dapat pulang besok.

“Belum (seluruhnya pulang) mungkin besok semua pulang semua ya, mudah-mudahan,” ucapnya.

BGN Dalami 72 Siswa Keracunan MBG

Sebelumnya, BGN memastikan akan mendalami penyebab keracunan 72 siswa setelah menyantap menu spageti MBG di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. BGN menyebut masih ada 50-an siswa yang mendapat perawatan akibat kasus keracunan itu.

“Ya sudah dong (dicek), kan ada Kepala SPPG, Korwil, dan Kareg (Kepala Regional). Saya juga akan cek,” ujar Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang saat dihubungi, Minggu (5/4).

Berita Lainnya  Mayoritas IPAL Dapur SPPG Tak Sesuai Standar, Satgas MBG Jangan Tutup Mata

Namun, Nanik belum merinci apa saja temuan atau masalah yang ada di SPPG Pondok Kelapa. Untuk itu, BGN akan mengambil keputusan setelah ada pengecekan menyeluruh.

“Soal suspend nanti kita lihat perkembangannya,” katanya.

Sementara itu, Nanik menyebut seluruh siswa yang keracunan telah mendapat perawatan. Dari 72 siswa yang dilaporkan, 50 di antaranya disebut masih menjalani perawatan.

“Sudah berkurang, sepertinya hari ini tinggal 50-an orang,” jelas dia.

Berita Lainnya  Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: 'Sudah Melalui Prosedur...'

Siswa yang keracunan berasal dari empat sekolah, yakni SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07. Mereka dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Kopi, dan Rumah Sakit Harum.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Suap Ade Kunang, Terdakwa Sarjan Divonis 3,3 Tahun Penjara

BANDUNG - Terdakwa penyuap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kusawara Kunang dan ayahnya HM Kunang, Sarjan terlihat tidak menaiki mobil tahanan setelah menjalani sidang vonis...

MAKI Sentil Pembelaan Nadiem Via Opini Medsos

JAKARTA - Ketua Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku penasaran dengan strategi pembelaan hukum yang akan disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan...

Cabuli Santriwati, Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Diamankan Polisi

GARUT - Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Garut - Jawa Barat, berinisial AN, dipolisikan setelah diduga mencabuli salah seorang santriwati. Saat ini, lelaki...

Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda yang perayaannya diisi dengan rangkaian kirab budaya mengarak mahkota Binokasih ke berbagai daerah,...

Denda Kelebihan Izin Rp 224,7 Juta Dibayar, KDM Pastikan WNI Terlantar di Libya Bisa Pulang

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar di Libya akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan