Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Tantang Debat Terbuka, GMPI Layangkan Surat RDP

KARAWANG – Sebagai bentuk tantangan debat terbuka soal polemik usulan menggratiskan parkir RSUD Karawang, Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Karawang.

Melalui surat yang dilayangkan kepada Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES) pada Selasa (7/4/2026), GMPI mengapresiasi semangat keberpihakan wakil rakyat  terhadap masyarakat kecil.

Namun, demi menjaga Asas Kepastian Hukum dan Tata Kelola Keuangan Daerah yang akuntabel tentang pengelolaan retribusi parkir khususnya layanan parkir RSUD Karawang, GMPI menemukan beberapa titik kontradiksi yang perlu dibahas bersama dalam forum resmi RDP.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Melalui surat RDR tersebut, GMPI meminta dihadirkan Anggota Komisi III DPRD Karawang Fraksi NasDem, Mulyadi sebagai individi yang mengusulkan untuk menggratiskan parkir RSUD Karawang.

Kemudian, Dinas Perhubungan, Direksi RSUD,  Bagian Hukum Setda, hingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Ini tantangan debat terbuka secara umum untuk semua Anggota DPRD Karawang. Tapi kita minta Dewan Mulyadi wajib dihadirkan dalam RDP. Karena dia yang pertama mengusulkan untuk menggratiskan parkir RSUD,” tutur Fuad Hasan, Wakil Ketua DPD GMPI Karawang.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

Melalui kesempatan RDP nanti, GMPI menantang DPRD Karawang untuk tidak berhenti pada retorika. Jika benar berpihak kepada masyarakat, maka wakil rakyat harus membuktikan pernyataanya dengan langkah nyata. Yaitu seperti mengalokasikan tunjangan, fasilitas, serta dana pokok pikiran (pokir) yang dimiliki anggota dewan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Gunakan anggaran tersebut untuk meningkatkan fasilitas medis, menambah tenaga kesehatan, memperbaiki sarana dan prasarana, serta memastikan pelayanan yang layak, cepat, dan manusiawi bagi masyarakat Karawang,”

Berita Lainnya  Apresiasi Kinerja Kasi Pidsus, Pengamat Desak Kejaksaan Bongkar Keterlibatan BTN

“Jangan hanya bicara gratis parkir, sementara kualitas pelayanan kesehatan masih menjadi keluhan. Rakyat tidak hanya butuh parkir gratis, tapi juga pelayanan kesehatan yang bermartabat,”

“Jika DPRD benar-benar berpihak kepada rakyat, maka keberanian untuk mengorbankan sebagian kenyamanan dan fasilitas mereka demi kepentingan masyarakat adalah bukti nyata, bukan sekadar janji dan wacana,” tandas Fuad.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan