Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Tantang Debat Terbuka, GMPI Layangkan Surat RDP

KARAWANG – Sebagai bentuk tantangan debat terbuka soal polemik usulan menggratiskan parkir RSUD Karawang, Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke DPRD Karawang.

Melalui surat yang dilayangkan kepada Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES) pada Selasa (7/4/2026), GMPI mengapresiasi semangat keberpihakan wakil rakyat  terhadap masyarakat kecil.

Namun, demi menjaga Asas Kepastian Hukum dan Tata Kelola Keuangan Daerah yang akuntabel tentang pengelolaan retribusi parkir khususnya layanan parkir RSUD Karawang, GMPI menemukan beberapa titik kontradiksi yang perlu dibahas bersama dalam forum resmi RDP.

Berita Lainnya  GCI Soroti Dugaan Pengaturan Proyek Pokir di Dinas Pertanian Karawang

Melalui surat RDR tersebut, GMPI meminta dihadirkan Anggota Komisi III DPRD Karawang Fraksi NasDem, Mulyadi sebagai individi yang mengusulkan untuk menggratiskan parkir RSUD Karawang.

Kemudian, Dinas Perhubungan, Direksi RSUD,  Bagian Hukum Setda, hingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Ini tantangan debat terbuka secara umum untuk semua Anggota DPRD Karawang. Tapi kita minta Dewan Mulyadi wajib dihadirkan dalam RDP. Karena dia yang pertama mengusulkan untuk menggratiskan parkir RSUD,” tutur Fuad Hasan, Wakil Ketua DPD GMPI Karawang.

Berita Lainnya  Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

Melalui kesempatan RDP nanti, GMPI menantang DPRD Karawang untuk tidak berhenti pada retorika. Jika benar berpihak kepada masyarakat, maka wakil rakyat harus membuktikan pernyataanya dengan langkah nyata. Yaitu seperti mengalokasikan tunjangan, fasilitas, serta dana pokok pikiran (pokir) yang dimiliki anggota dewan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Gunakan anggaran tersebut untuk meningkatkan fasilitas medis, menambah tenaga kesehatan, memperbaiki sarana dan prasarana, serta memastikan pelayanan yang layak, cepat, dan manusiawi bagi masyarakat Karawang,”

Berita Lainnya  Aksi Women's March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

“Jangan hanya bicara gratis parkir, sementara kualitas pelayanan kesehatan masih menjadi keluhan. Rakyat tidak hanya butuh parkir gratis, tapi juga pelayanan kesehatan yang bermartabat,”

“Jika DPRD benar-benar berpihak kepada rakyat, maka keberanian untuk mengorbankan sebagian kenyamanan dan fasilitas mereka demi kepentingan masyarakat adalah bukti nyata, bukan sekadar janji dan wacana,” tandas Fuad.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan