Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Stop Pencitraan, Tokoh Pemuda Pertanyaan Anggaran ‘Nganjang ka Warga’ Dedi Mulyadi

KARAWANG – Pasca pelaksanaan program ‘Nganjang ka Warga’ Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Kecamatan Klari, tokoh pemuda Karawang, Guntar Mahardika mempertanyakan anggaran program kegiatan KDM tersebut.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Karawang ini menilai KDM yang tidak konsisten dengan kebijakannya, atas intruksi Presiden Prabowo tentang efisiensi anggaran untuk pemerintahan provinsi se-Indonesia.

“Menurut saya sebagai perwakilan pemuda, kegiatan yang dilakukan KDM tidak tepat, karena dari pada melaksanakan kegiatan yang bersifat tidak urgensi, lebih baik anggarannya dialokasikan ke hal yang lebih penting,” tutur Guntar Mahardika, dilansir FaktaJabar, Minggu (15/6/2025).

Berita Lainnya  Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

Diketahui, belakangan ini masyarakat Karawang banyak melakukan protes jalan rusak yang statusnya merupakan jalan provinsi. Yaitu seperti jalan Badami-Loji yang mengalami kerusakan parah.

Bahkan untuk kerusakan jalan provinsi seperti jalan Klari-Purwasari-Dawuan, Pemkab Karawang terpaksa memperbaiki kerusakan jalannya dengan menggunakan anggaran pemeliharaan Dinas PUPR Karawang.

Meskipun itu bukan kewenangannya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh terpaksa mengambil inisiatif memperbaiki jalan Klari-Purwasari-Dawuan, ketimbang harus menunggu adanya korban laka-lantas kembali akibat jalan rusak tersebut.

Guntar Mahardika melanjutkan, branding stabilitas personal KDM sudah sangat luar biasa. Maka ia meminta KDM fokus merealisasikan janji-janji politiknya, ketimbang banyak melakukan kegiatan pencitraan di masyarakat seperti program ‘Nganjang ka Warga’.

Berita Lainnya  Komisi XIII DPR Semprot Pigai karena Mendadak Usulkan Tambahan Anggaran di Tengah Rapat

“Jangan sampaikan kebijakan gubernur banyak menekan ke bawah atau daerah terus. Tetapi para pimpinannya berfoya-foya memploting anggaran untuk keperluan yang kurang tepat,” kata Guntar.

Guntar mengingatkan, PR Gubenur Jawa Barat masih banyak. Sehingga ia minta KDM fokus penyelesaian persoalan pembangunan satu persatu. Terlebih merealisasikan janji-janji politik kepada masyarakat Karawang.

“Pak Dedi.. Pak Dedi, sekarang baru awal, belum masuk masa kampanye. Cukup pencitraan mah. Perjalanan bapak masih sangat jauh. Jangan sampai nanti jadi boomerang,” sindirnya.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Larang ASN 'Ngonten' Pakai Seragam dan Atribut Dinas

Guntar memprediksi, kegiatan “Nganjang ka Warga” KDM bisa menyedot anggaran sampai Rp 500 juta per kegiatan, bahkan bisa lebih. Oleh karenanya, ia mempertanyakan anggaran program tersebut. Apakah dari kantong pribadi KDM atau APBD Provinsi Jawa Barat.

“Apakah anggaran itu menggunakan uang pribadi Pak Dedi?. Coba bayangkan apabila anggaran tersebut digelontorkan untuk pembenahan infrastruktur, mungkin jauh lebih bermanfaat,” tutup mantan Ketua DPD KNPI Karawang ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan