Selasa, September 15, 2026
spot_img

Sekda Bekasi Dampingi Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat

BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, mendampingi tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, di wilayah Cikarang Pusat, Jumat (8/8/2025).

Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan lahan yang direncanakan sebagai pusat layanan pendidikan terpadu bagi masyarakat kurang mampu.

Lokasi yang ditinjau merupakan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) milik daerah seluas kurang lebih 7,6 hektare, yang akan dikembangkan menjadi sekolah berkonsep boarding school, dengan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

“Alhamdulillah, tim dari Kementerian PUPR telah melihat langsung kondisi lahan yang kita siapkan. Dari hasil peninjauan, lahan ini dinilai sangat layak dan sesuai untuk dibangun Sekolah Rakyat,” katanya.

Dedy menyampaikan, pemerintah daerah saat ini sedang menyempurnakan berbagai persyaratan administratif agar proses pembangunan bisa segera dimulai. Targetnya bulan depan sudah masuk tahap awal pembangunan.

Lebih lanjut, Dedy mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi akan menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama untuk warga yang kurang mampu.

“Kami mendukung penuh program strategis nasional ini, karena ini adalah bagian dari cita-cita besar bangsa dalam mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa, khususnya fakir miskin dan anak terlantar. Ini juga selaras dengan amanat konstitusi kita, Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah daerah akan memastikan pembangunan ini berjalan cepat, tepat, dan berintegritas,” ucapnya.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Selain tim dari Kementerian PUPR, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Gizi Nasional, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Bappeda, pihak kecamatan, hingga perwakilan pengembang dari kawasan Kota Deltamas.

Dalam kunjungan tersebut, Badan Gizi Nasional juga melakukan survei awal terkait lokasi pembangunan dapur makan bergizi gratis (MBG) yang akan menjadi bagian integral dari fasilitas Sekolah Rakyat.

Berita Lainnya  Paradoks Penghargaan Bupati di Tengah Lambannya Realisasi Kebijakan 'Modul Ajar Karawang'

Dedy menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan seluruh proses pembangunan, baik sekolah maupun sarana pendukungnya, akan dikawal secara akuntabel dan transparan, melalui sinergi lintas sektor demi terwujudnya pelayanan pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh warga.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan