KARAWANG – Rencana pembangunan ‘Sekolah Rakyat’ di Kabupaten Karawang – Jawa Barat akhirnya mendapatkan kabar teranyar, setelah Mensos Gus Ipul dan Mendes Yandri melakukan kunjungan kerja ke Karawang, pada Kamis (26/2/2026).
Diketahui, program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan, setelah kunker Mensos hari ini, Dirjen terkait langsung mengecek lokasi Rusunawa yang akan dijadikan sebagai tempat ‘Sekolah Reguler, yaitu sekolah sementara sebelum dibangun Sekolah Rakyat pada tahun 2027.
Rencananya, sekolah reguler ini akan menampung 100 siswa yang pembelajarannya akan dimulai di tahun ajaran 2026.
Sementara untuk persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2027, Bupati Aep mengaku telah diperintahkan Mensos Gus Ipul untuk mempersiapkan lahan seluas 7,5 hingga 8 hektar.
“Kehadiran pak menteri hari ini ya itu tadi ada take and five yang positif. Kita diminta menyediakan lahan 7,5 hingga 8 hektar dengan lapangan lebih besar untuk ditangun di 2027. Dan untuk tahun 2026 kita dikasih kesempatan Mensos untuk sekolah reguler sementara. Hari ini Dirjen langsung cek rusunawa,” tutur Bupati Aep, kepada wartawan.

Bupati Aep berharap rencana ini dapat berjalan lancar dan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Karawang melalui akses pendidikan yang lebih merata.
Pemerintah daerah bersama kementerian terkait saat ini masih melakukan koordinasi teknis mengenai kesiapan lahan, fasilitas sementara, serta mekanisme pelaksanaan
program sekolah rakyat tersebut.
“Jika (rusunawa) 100% positif untuk pembelajaran di tahun 2026 sambil menunggu Sekolah Rakyat dibangun tahun 2027, ya bismillah, kalau misalkan (kata Mensos), oh boleh pak bupati di sini (rusunawa), langsung saya gas!,” tandas Bupati Aep.***
Sumber : video instagram @informasi_karawang










