Selasa, April 14, 2026
spot_img

Rusunawa Bakal Disulap Jadi Sekolah Reguler (Sekolah Rakyat Sementara)

KARAWANG – Rencana pembangunan ‘Sekolah Rakyat’ di Kabupaten Karawang – Jawa Barat akhirnya mendapatkan kabar teranyar, setelah Mensos Gus Ipul dan Mendes Yandri melakukan kunjungan kerja ke Karawang, pada Kamis (26/2/2026).

Diketahui, program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan, setelah kunker Mensos hari ini, Dirjen terkait langsung mengecek lokasi Rusunawa yang akan dijadikan sebagai tempat ‘Sekolah Reguler, yaitu sekolah sementara sebelum dibangun Sekolah Rakyat pada tahun 2027.

Berita Lainnya  Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

Rencananya, sekolah reguler ini akan menampung 100 siswa yang pembelajarannya akan dimulai di tahun ajaran 2026.

Sementara untuk persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2027, Bupati Aep mengaku telah diperintahkan Mensos Gus Ipul untuk mempersiapkan lahan seluas 7,5 hingga 8 hektar.

“Kehadiran pak menteri hari ini ya itu tadi ada take and five yang positif. Kita diminta menyediakan lahan 7,5 hingga 8 hektar dengan lapangan lebih besar untuk ditangun di 2027. Dan untuk tahun 2026 kita dikasih kesempatan Mensos untuk sekolah reguler sementara. Hari ini Dirjen langsung cek rusunawa,” tutur Bupati Aep, kepada wartawan.

Berita Lainnya  Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer
Inilah penampakan bangunan Rusunawa di Karawang yang akan dijadikan Sekolah Reguler atau Sekolah Rakyat Sementara. (Foto dok. Detik.com)

Bupati Aep berharap rencana ini dapat berjalan lancar dan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Karawang melalui akses pendidikan yang lebih merata.

Pemerintah daerah bersama kementerian terkait saat ini masih melakukan koordinasi teknis mengenai kesiapan lahan, fasilitas sementara, serta mekanisme pelaksanaan
program sekolah rakyat tersebut.

“Jika (rusunawa) 100% positif untuk pembelajaran di tahun 2026 sambil menunggu Sekolah Rakyat dibangun tahun 2027, ya bismillah, kalau misalkan (kata Mensos), oh boleh pak bupati di sini (rusunawa), langsung saya gas!,” tandas Bupati Aep.***

Berita Lainnya  Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

Sumber : video instagram @informasi_karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan