Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Pria di Purwakarta Bunuh Sahabatnya Cuma Gegara Utang Rp 100 Ribu

PURWAKARTA – Kasus utang Rp100.000 berujung maut terjadi di Kabupaten PurwakartaJawa Barat. Seorang pria berinisial JH (45) tega menghabisi nyawa sahabat dekatnya Sumarna (55) hanya karena persoalan utang piutang.

Peristiwa ini terungkap setelah warga menemukan jasad korban bersimbah darah di depan bekas kandang ayam Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, Sabtu malam (10/1/2026). Kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi.

Mendapat laporan anggota Polres Purwakarta bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diketahui menagih sisa utang kepada pelaku. Pelaku JH sebelumnya meminjam uang sebesar Rp300.000 namun baru mengembalikan Rp200.000 kepada korban.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

Saat korban menagih sisa utang Rp100.000, pelaku mengaku belum memiliki uang. Perdebatan pun terjadi hingga berujung pada perkelahian fisik antara keduanya.

“Pelaku merasa kesal karena terus ditagih. Dalam kondisi emosi pelaku dan korban ribut, adu fisik. Kemudian pelaku mengambil golok dan menganiaya korban, hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun dikutip dari iNews Purwakarta, Senin (12/1/2026).

Dalam kasus ini, polisi memastikan pelaku dan korban saling mengenal dan memiliki hubungan pertemanan cukup dekat. Setelah menganiaya menggunakan golok, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Ayah Bejat di Karawang, Cabuli Anak Kandung, KDRT Istri hingga Tularkan Penyakit Sifilis

Tim Satreskrim Polres Purwakarta kemudian menangkap JH di rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian pada Minggu malam (11/1/2026). Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sebilah golok yang digunakan sebagai senjata pembunuhan. Kini pelaku JH harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 458 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. ***

Sumber : iNews Jabar

Berita Lainnya  Tersengat Kabel Aliran Listrik, Arak-arakan Sisingaan di Cikarang Utara Tewaskan 3 Kru Kesenian Asal Subang

https://jabar.inews.id/amp/berita/utang-rp100000-berujung-maut-pria-di-purwakarta-tega-bunuh-sahabat/2

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan